RIAU24.COM -Politikus PDIP, Guntur Romli mengaku bahwa Sekjen Partai, Hasto Kristiyanto tak mau merepotkan Megawati Soekarnoputri soal isu Ketua Umumnya itu akan menjenguk dirinya yang saat ini ditahan di Rutan KPK.
Pernyataan itu disampaikan Guntur merespons Hasto yang meminta Megawati tak perlu menjenguknya di rutan lembaga antirasuah itu.
"Dan dengan pernyataan Sekjen tadi, beliau pastinya tidak mau merepotkan Ibu Ketua Umum," kata Guntur saat dihubungi, Kamis (27/2).
"Bahkan ke kami instruksi Sekjen jelas untuk menjaga Ibu Ketua Umum," imbuhnya.
Guntur mengaku tak tahu soal isu Megawati akan menjenguk Hasto. Namun, dia menegaskan bahwa Hasto saat ini masih Sekjen PDIP, dan karenanya wajar jika Ketua Umum ingin memberikan perhatian.
Hanya saja, saat ini, lanjut Guntur, hanya pihak keluarga dan tim hukum yang bisa menjenguk Hasto.
"Sampai saat ini beliau kan masih Sekjen PDI Perjuangan, maka, Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan pastinya tetap memberikan perhatian, tapi saat ini yang masih besuk adalah Penasehat Hukum dan Keluarga," kata dia.
Usia menjalani pemeriksaan lanjutan selaku tersangka di KPK, Hasto meminta Ketua Umumnya tidak perlu menjenguk dirinya di rutan KPK.
Hasto menegaskan selama satu pekan mendekam di Rutan KPK kondisinya baik-baik saja. Ia mengatakan bahkan saat ini menjadi rajin berolahraga bersama sesama tahanan.
"Dengan tugas-tugas yang sangat berat dan penuh tanggung jawab bagi bangsa dan negara, maka saya sampaikan kepada penasihat hukum kami untuk memohon kepada ibu Megawati Soekarnoputri untuk tidak perlu menjenguk saya," kata dia.
Sebelumnya, dalam acara peluncuran dan diskusi buku 'Pilpres 2024: Antara Hukum, Etika, dan Pertimbangan Psikologis', Kamis (12/12), Megawati mengaku akan turun tangan apabila Hasto ditangkap KPK.
Sebagai ketua umum, ia merasa bertanggung jawab.
"Saya bilang, kalau Hasto itu ditangkap, saya datang. Saya enggak bohong," ucap Mega.
(***)