RIAU24.COM - Pengamat politik Rocky Gerung meyakini dalam dua pekan ke depan jika tuntutan publik tidak dijawab kalangan DPR, potensi ledakan sosial semakin besar.
"Kalau itu tidak dijawab dalam 2 minggu depan maka saya bikin analisis bahwa ada sesuatu yang sedang bergejolak dia akan muncul dan tidak bisa lagi di diskusikan. Parlemen jalanan," sebutnya dikutip dari rmol.id, Jumat, 29 Agustus 2025.
Sikap aparat keamanan dalam menyikapi gelombang demonstrasi juga menjadi sorotannya.
Dia menekankan pentingnya tidak menghalangi aspirasi rakyat.
"Saya hanya minta bahwa kalau ada demonstrasi mahasiswa masyarakat sipil aparat jangan cegah itu. Aparat justru bilang aja kepada Wakil Presiden Gibran, bapak keadaan sudah berubah, Anda turun atau jadi Patih," sebutnya.
"Itu menyelesaikan banyak hal lebih efisien daripada minta proses DPR kirim ke Mahkamah Konstitusi balik ke MPR itu tukar tambahnya panjang," ujarnya.
Untuk diketahui, massa tidak hanya berdemo di depan gedung Parlemen Senayan, tapi juga kini menyasar Mako Brimob di Kwitang, Senen.