RIAU24.COM - Pengamat politik Adi Prayitno bicara soal sikap Presiden Prabowo Subianto yang menyetop anggaran untuk megaproyek Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang digagas sebelumnya oleh Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi.
Meskipun terdapat koreksi terhadap kebijakan-kebijakan yang mencakup proyek strategi nasional, pengelolaan APBN, dan sektor infrastruktur, hal itu sama sekali tidak berarti bahwa Prabowo dan Jokowi mulai bermusuhan dikutip dari rmol.id, Sabtu 8 Februari 2025.
"Kalau dilihat dari gestur politiknya Prabowo masih menganggap Jokowi sebagai orang penting yang diperlakukan sama seperti presiden sebelumnya," sebutnya.
Menurutnya, koreksi yang terjadi merupakan bagian dari evaluasi kebijakan.
Serta dalam rangka mencapai efisiensi dan efektivitas.
"Bukan merupakan cerminan dari konflik personal atau politik antara kedua tokoh," tambahnya.
"Hubungan baik antara mereka tetap dijaga dan dirawat," yakinnya.
Dia tak lupa mengajak masyarakat tidak mudah menyimpulkan bahwa revisi terhadap kebijakan-kebijakan strategis merupakan bukti adanya keretakan hubungan antara Prabowo dan Jokowi.