Komitmen Lindungi Petani Sawit, Bupati Siak Afni Zulkifli Raih SIEXPO Award 2026

R24/lin
Komitmen Lindungi Petani Sawit, Bupati Siak Afni Zulkifli Raih SIEXPO Award 2026
Komitmen Lindungi Petani Sawit, Bupati Siak Afni Zulkifli Raih SIEXPO Award 2026

RIAU24.COM - PEKANBARU – Komitmen Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli dalam memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan petani sawit kecil mendapat apresiasi di tingkat nasional. Afni menerima Sawit Indonesia Expo (SIEXPO) Award 2026, yang diserahkan langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Pekanbaru Convention & Exhibition, Jumat (8/8/2026).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kepedulian dan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Siak dalam menjaga stabilitas harga tandan buah segar (TBS), memperjuangkan kesejahteraan petani sawit kecil, serta mendampingi petani dalam memperoleh akses terhadap berbagai program pemerintah.

Ketua Umum DPP APKASINDO sekaligus Dewan Pengarah SIEXPO 2026, Gulat Manurung, mengatakan penghargaan itu diberikan karena Afni dinilai memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan kehidupan petani sawit kecil.

“Terutama menjaga stabilitas harga petani sawit kecil di situasi krisis, dan para petani sawit merasakan keberpihakannya hingga harga kembali stabil. Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan,” ujar Gulat.

Menurutnya, keberpihakan kepala daerah menjadi penting ketika petani sawit menghadapi tekanan harga maupun persoalan lainnya yang berdampak langsung terhadap pendapatan keluarga petani.

Selama menjalankan pemerintahan di Kabupaten Siak, Afni disebut turut mengawal langsung persoalan harga TBS petani sawit kecil. Ia juga memberikan perhatian terhadap kelompok tani agar mendapatkan akses terhadap program peremajaan kelapa sawit atau replanting, bantuan pemerintah, hingga perlindungan terhadap lahan petani yang berada dalam kawasan konflik tenurial.

Menteri Bappenas: Industri Sawit Harus Menguatkan Petani

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dalam sambutannya mengaku bangga dapat hadir dalam SIEXPO 2026 yang berlangsung pada 6–8 Agustus 2026.

Menurut Rachmat, kegiatan tersebut menjadi ruang penting untuk mempertemukan para pelaku usaha sawit dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Ia juga mengapresiasi perbincangannya dengan Bupati Siak sebelum acara, termasuk cerita mengenai sejarah Kesultanan Siak yang memiliki kontribusi penting dalam perjalanan sejarah Indonesia.

“Sebelum acara tadi saya mendapatkan informasi dan diskusi juga dengan Ibu Bupati Siak. Beliau semangat menceritakan tentang daerahnya, saya juga terima kasih diceritakan tentang sejarah Kerajaan Siak,” kata Rachmat.

Rachmat bahkan mengaku sebelumnya lebih mengenal Kesultanan Yogyakarta dan Solo, namun kemudian mengetahui besarnya kontribusi Kesultanan Siak bagi Indonesia.

“Tadi sudah diundang datang ke Siak,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Rachmat menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan petani sawit melalui tiga pilar strategis nasional, yakni percepatan tata kelola, penataan lahan, dan hilirisasi perkebunan.

Penguatan ekosistem industri juga dinilai penting melalui kemitraan berkelanjutan dan penguatan sektor hulu. Di saat yang sama, diversifikasi produk olahan sawit perlu diperluas melalui integrasi hulu-hilir.

Pemerintah juga mendorong agar industri sawit semakin tangguh, adaptif terhadap perkembangan digital, serta mampu bersaing di pasar global.

Siak Jadi Salah Satu Daerah Penerima Penghargaan

Selain Bupati Siak, SIEXPO Award 2026 juga diberikan kepada Pemerintah Provinsi Riau yang diterima Sekdaprov Riau Syahrial Abdi, Bupati Dharmasraya, serta Kelompok Tani Raharjo.

SIEXPO 2026 menjadi salah satu ajang pameran industri sawit terbesar di Sumatera. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti pelaku usaha sektor sawit dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara.

Penyelenggara mencatat lebih dari 17 ribu pengunjung hadir dalam kegiatan tersebut.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Deputi Bidang PSDALH, Staf Khusus Menteri PPN, Direktur Pangan dan Pertanian, BPBD, serta para pelaku usaha di sektor pertanian dan perkebunan.

Bagi Kabupaten Siak, penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan terhadap pemerintah daerah, tetapi juga menjadi simbol bahwa perjuangan terhadap kepentingan petani sawit kecil mendapat perhatian di tingkat nasional.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak