RIAU24.COM - BENGKALIS - Korban kecelakaan laut yang berhasil di evakuasi oleh tim gabungan diantaranya TNI AL Pos Bengkalis dan Muntai, Basarnas, Satpol Air Meranti, BPBD diserahkan ke pihak keluarga, Kamis 8 Januari 2026.
Korban bernama Rapat (38) dijemput menggunakan speed boat melalui jalur laut tujuan Tanjung Balai Karimun, kepulauan Riau (Kepri).
Dengan kondisi laut cuaca buruk disaat mengevakuasi korban itu sangat drasmatis, pasalnya tim gabungan sempat kehabisan BBM dan kapal SAR hampir tenggelam sehingga perahu speed boat SAR dimasuki air. Sehingga korban yang berada di dalam kantong mayat kembali timbul. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mengerikan itu.
Komandan Pos TNI AL Posal Bengkalis Lettu Laut (PM) Nirwan Hastya mengatakan bahwa operasi pencarian laka laut di perairan desa Muntai telah selesai.
"Personil Posal Muntai dan Bengkalis ikut membantu evakuasi jenazah laka laut di perairan Desa Teluk Lancar kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis,"ungkap Danposal Bengkalis Lettu Laut (PM) Nirwan Hastya, Rabu 8 Januari 2026.
Diutarakannya, tindakan yang ambil bahwa pukul 08.00 personil Posal dan Basarnas bersama masyarakat melakukan evakuasi jenazah korban dari speedbot Basarnas yang masih kandas di bibir sungai Nelayan 2, Rt.05 Rw 01, untuk di pindahkan ke mobil ambulan desa Teluk lancar.
"Pada pukul 09.30 wib jasad korban di bawa menuju pelabuhan terdekat. Pukul 10.15 wib tiba di lokasi pelabuhan penyebrangan Baisin desa Sekodi kecamatan Bengkalis untuk menunggu kedatangan keluarga korban," ujarnya.
Selanjutnya, pukul 14.50 Wib keluarga dari korban tiba di pelabuhan Baisin untuk langsung menjemput jasad korban dan di bawa menuju rumah duka di Tanjung Balai karimun (Kepri) menggunakan sarana speedboat.
"Alhamdulilah, untuk personil posal dan seluruh SAR gabungan sudah kembali dengan kondisi selamat aman dan terkendali," pungkasnya.
Sebelumnya, satu orang nelayan ABK KM Makmur Jaya 89 dari tanjung balai karimun (kepri) yang dikabarkan terjatuh diwilayah perairan Muntai kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis akhirnya ditemukan dititik kordinat awal.
Kejadian tersebut pada Minggu 4 Januari 2026 kemarin pukul 12.00 Wib. Posisi kejadian titik koordinat di perkiraan LKP 1°30'46''N 102°41'46''E.
Tim gabungan diantaranya, TNI AL Posal Bengkalis, Basarnas, Pol Airud meranti dan BPBD meranti dan BPBD Bengkalis membantu pencarian tersebut dalam kondisi cuaca buruk dan akhirnya membuahkan hasil.