RIAU24.COM - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyiapkan insentif fiskal bagi pemerintah daerah (pemda) yang berhasil menjaga stabilitas harga (inflasi) dan digitalisasi daerah.
"Daerah yang mendapatkan Award ini, mohon dapat diberikan insentif fiskal, Pak Presiden. Mohon arahan Pak Presiden. Dari Pak Menteri Keuangan, saya sudah minta, kira-kira dananya tersedia. Jumlahnya tidak terlalu besar, kira-kira Rp786 miliar yang dibagi," ujarnya, dikutip dari inilah.com, Minggu, 30 November 2025.
menurutnya, inflasi Indonesia terjaga rendah dan stabil dalam rentang sasaran target nasional 2,5±1 persen, dengan realisasi pada Oktober 2025 tercatat sebesar 2,86 persen (year-on-year/yoy).
Inflasi yang terkendali dipengaruhi konsistensi kebijakan suku bunga BI dan dorongan kebijakan insentif fiskal Pemerintah dalam mengarahkan ekspektasi inflasi.
Selain itu, bauran kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil serta implementasi strategi kebijakan utama 4K (keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif) terus dikejar untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam rentang sasaran.
Pmerintah juga memberikan stimulus ekonomi termasuk untuk menjaga stabilitas daya beli di masyarakat.
"Serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi," ujarnya.