RIAU24.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendarat di Amerika Serikat pada Kamis malam (27 Februari) untuk pembicaraan dengan Presiden AS Donald Trump tentang perjanjian mineral penting antara kedua negara.
Kedua pemimpin akan bertemu pada pukul 11.00 waktu setempat (16.00 GMT), ungkap Trump pada hari Kamis.
Apa yang ada dalam agenda?
Agenda utama pertemuan antara Zelensky dan Trump adalah kesepakatan mineral dan tanah jarang yang sangat dinantikan tentang sumber daya alam Ukraina.
Menurut media Ukraina, kesepakatan antara kedua negara akan membentuk dana investasi rekonstruksi dan terdiri dari 11 poin.
Akankah Ukraina menerima jaminan keamanan dari AS?
Apakah Trump akan setuju untuk memberi Ukraina jaminan keamanan yang telah dituntutnya masih belum jelas.
Sesuai laporan dari outlet media di Ukraina dan AS, poin ke-10 dalam perjanjian tersebut secara singkat menyebutkannya.
Dilaporkan menyatakan, "Pemerintah Amerika Serikat mendukung upaya Ukraina untuk mendapatkan jaminan keamanan yang diperlukan untuk membangun perdamaian abadi."
Seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya dalam salah satu laporan ini juga mencatat bahwa kemitraan ekonomi tidak akan datang dengan jaminan khusus untuk pendanaan perang, atau bantuan di masa depan. Ini juga akan melewatkan komitmen untuk mengerahkan personel AS di wilayah tersebut.
Namun, sebuah laporan dari saluran media pemerintah China CCTV mengatakan, mengutip seorang pejabat senior pemerintah AS, bahwa perjanjian mineral yang direncanakan Trump untuk ditandatangani dengan presiden Ukraina tidak termasuk komitmen AS di masa depan untuk mendukung Ukraina.
Pejabat itu menambahkan bahwa perjanjian itu adalah langkah penting selanjutnya dalam mengakhiri perang Rusia-Ukraina.
Juga pada hari Kamis, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa garis besar perjanjian telah selesai dan bahwa Ukraina dan AS akan menandatanganinya pada hari Jumat tanpa negosiasi lebih lanjut tentang masalah ini.
(***)