Hari Jadi ke-514 Bengkalis Pemda Gelar Lomba Permainan Rakyat

R24/hari
Hari Jadi ke-514 Bengkalis Pemda Gelar Lomba Permainan Rakyat
Hari Jadi ke-514 Bengkalis Pemda Gelar Lomba Permainan Rakyat

RIAU24.COM - Sebanyak 18 peserta gasing dan 54 peserta layang-layang yang terdiri dari 25 tingkat SMP serta 29 tingkat SMA, mengikuti perlombaan Permainan Anak Negeri dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-514 Bengkalis tahun 2026.

Hal ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang terus berkomitmen untuk melestarikan budaya lokal melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan generasi muda. Salah satunya dengan menggelar lomba gasing untuk kategori umum dan lomba layang-layang bagi pelajar SMP dan SMA dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-514 Bengkalis.

Pembukaan kegiatan secara resmi berlangsung di Halaman Asrama Koramil 01 Bengkalis, Jalan Hos Cokroaminoto, di buka oleh Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni, diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bengkalis, Hambali, Minggu, 19 Juli 2026.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan H. Hambali, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia, sponsor, komunitas olahraga tradisional, para guru, orang tua, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.

Menurutnya, pelaksanaan lomba permainan anak negeri bukan sekadar menjadi rangkaian kemeriahan Hari Jadi ke-514 Bengkalis, tetapi juga merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam melestarikan warisan budaya, memperkuat jati diri daerah, serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan kepada generasi penerus.

"Permainan tradisional seperti gasing dan layang-layang merupakan bagian dari kekayaan budaya Melayu yang telah hidup dan berkembang sejak dahulu. Di balik kesederhanaannya, permainan ini mengajarkan banyak nilai kehidupan, seperti sportivitas, ketekunan, kreativitas, kerja sama, kesabaran, disiplin, serta semangat pantang menyerah," ujar Hambali membacakan sambutan Bupati.

Lebih lanjut disampaikan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, permainan tradisional harus terus dihidupkan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Selain menjadi warisan budaya, permainan tradisional juga dinilai efektif mempererat silaturahmi, meningkatkan interaksi sosial, sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut baik pelaksanaan Lomba Gasing bagi masyarakat umum sebagai upaya menjaga tradisi masyarakat, serta Lomba Layang-layang untuk pelajar SMP dan SMA sebagai sarana pembinaan karakter, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya daerah sejak usia dini.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Jadi ke-514 Bengkalis sebagai momentum memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan dalam membangun Negeri Junjungan.

"Melalui berbagai kegiatan budaya, olahraga, seni maupun permainan rakyat, kami berharap semangat kebersamaan dalam mencintai dan membangun negeri akan semakin tumbuh di tengah masyarakat," tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga berharap kegiatan serupa tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi ruang edukasi, hiburan, sekaligus pembinaan yang berkelanjutan bagi generasi muda agar semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budaya daerahnya.

Menutup sambutannya, Bupati melalui H. Hambali mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta serta mengajak mereka menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, persaudaraan, dan saling menghormati selama mengikuti perlombaan.

"Jadikan kemenangan sebagai motivasi untuk terus berkembang. Bagi yang belum memperoleh hasil terbaik, jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk meraih prestasi di masa mendatang," pesannya.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak