RIAU24.COM - Presiden RI Prabowo Subianto berjanji menghentikan impor solar mulai Juli tahun 2026.
"Jadi dari mulai bulan Juli ini kita tidak impor solar lagi dari luar negeri saudara-saudara," ujarnya dikutip dari kompas.com, Sabtu 18 Juli 2026.
Penyebabnya karena Indonesia menjadi negara penghasil solar B50 atau solar dari kelapa sawit.
"Indonesia menjadi negara pertama yang berhasil membuat B50," ujarnya.
Alasan lain, penghentian impor solar karena ingin para petani sawit mendapatkan uang lebih.
"Lebih baik uang itu beredar di Indonesia, dinikmati oleh petani-petani sawit di seluruh Indonesia," ujarnya.
Penerapan B50 diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pengusahaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati.
Selain itu, juga diatur pula dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026 Tahun 2026 tentang kewajiban pencampuran biodiesel sebesar 50 persen dalam minyak solar.