RIAU24.COM - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Kepulauan Batam harus menjadi model implementasi agenda nasional melalui hilirisasi, industrialisasi, deregulasi, percepatan investasi, dan efisiensi logistik.
Artinya, keunggulan Batam harus dibangun di atas kepastian hukum, kecepatan pelayanan, dan infrastruktur berdaya saing global, ujarnya dikutip dari rmol.id, Jumat 10 Juli 2026.
Kemauan Prabowo lainnya yakni modernisasi pelabuhan dan rencana pembangunan Pelabuhan Internasional Batam.
Hal ini agar simpul logistik nasional terintegrasi dengan kawasan industri, manufaktur berteknologi tinggi, pusat data, dan jaringan pelayaran dunia.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyebut BP Batam terus memperkuat tata kelola melalui digitalisasi Land Management System (LMS).
Hal ini guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan layanan lahan.
"BP Batam menilai perkuatan tata kelola tersebut akan meningkatkan kepastian hukum, mempercepat layanan investasi, serta memperkuat kepercayaan investor terhadap Batam sebagai tujuan investasi," ujarnya.