RIAU24.COM - Semangat kemanusiaan dan kebersamaan lintas umat kembali terlihat di Kabupaten Bengkalis. Ikatan Keluarga Persaudaraan Tionghoa Bengkalis (IKPTB) menggelar aksi donor darah dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dan Hari Raya Waisak 2570 BE, Kamis 21 Mei 2026.
Kegiatan dipusatkan di Sekretariat IKPTB Cabang Bengkalis, Jalan Rumbia terlaksana berkat kolaborasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, serta Panitia Waisak Bersama Kabupaten Bengkalis.
Ketua IKPTB Bengkalis, Huang Ik Chen, mengatakan kegiatan donor darah tersebut merupakan agenda rutin organisasi yang dilaksanakan beberapa kali dalam setahun sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
“Donor darah IKPTB ini memang agenda rutin kita. Dalam satu tahun biasanya kita melaksanakan beberapa kali kegiatan donor darah. Kebetulan bulan ini bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha dan Hari Raya Waisak, jadi kita mengambil momen ini untuk bersama-sama berkolaborasi dengan MUI, Panitia Waisak Bersama dan PMI,” ujarnya.
Kegiatan kali ini, ujarnya, panitia menargetkan sebanyak 150 kantong darah dapat terkumpul guna membantu memenuhi kebutuhan stok darah di RSUD Bengkalis.
“Target hari ini 150 kantong darah. Kita juga sudah berkoordinasi dengan PMI Kabupaten Bengkalis karena kebutuhan darah di masyarakat saat ini cukup tinggi,”ungkapnya.
Menurut Huang Ik Chen, hampir setiap hari pihaknya menerima informasi maupun permintaan bantuan darah dari masyarakat yang membutuhkan transfusi darah untuk keperluan medis.
“Hampir setiap waktu masyarakat yang membutuhkan darah menghubungi IKPTB. Hal itu menunjukkan kebutuhan darah di masyarakat masih sangat tinggi. Karena itu kegiatan donor darah terus kita agendakan beberapa kali dalam setahun,” jelasnya.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para pendonor, panitia juga menyediakan bingkisan berupa beras 5 kilogram bagi setiap peserta yang mendonorkan darahnya.
“Ini bentuk apresiasi kami kepada para pendonor yang sudah ikut berpartisipasi membantu sesama melalui kegiatan donor darah,” tambahnya.
Selain itu, IKPTB juga mengajak para generasi muda di Kabupaten Bengkalis untuk mulai aktif menjadi pendonor darah baru demi membantu menjaga ketersediaan stok darah di PMI.
“Kita sangat mengharapkan adanya pendonor-pendonor baru, terutama dari kalangan anak muda dan generasi muda. Karena donor darah ini sangat penting dan sangat membantu masyarakat yang membutuhkan,” harap Huang Ik Chen.
Sementara, Ketua MUI Kabupaten Bengkalis, Amrizal, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan donor darah yang digelar IKPTB bersama berbagai elemen masyarakat tersebut.
“Kita MUI sangat mengapresiasi kegiatan aksi donor darah yang ditaja oleh IKPTB berkolaborasi dengan MUI ini sebagai ikhtiar untuk membantu menjaga ketersediaan darah di Palang Merah Indonesia,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala agar stok darah di PMI tetap tersedia saat dibutuhkan masyarakat.
“Harapan kita mudah-mudahan kegiatan ini bisa dilaksanakan secara periodik, baik per tiga bulan maupun per enam bulan, sehingga stok kantong darah di PMI senantiasa terjaga. Kita tentu tidak ingin sampai stok darah kosong ketika ada pasien yang membutuhkan transfusi darah,” pungkasnya.
Pantauan di lokasi, masyarakat tampak antusias mengikuti aksi donor darah tersebut.