RIAU24.COM - Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai Kenaikan harga Minyakita yang terbilang bahan baku bersubsidi, dinilai sebagai bentuk kegagalan Menteri Koordinator (Menko) bidang Pangan, Zulkifli Hasan.
Dia pun menyayangkan harga Minyakita yang seringkali melampaui HET sebesar Rp15.700 per liter, sudah sesuatu di luar batas, ujarnya dikutip dari rmol.id, Minggu 10 Mei 2026.
"Kondisi ini akan dinilai oleh publik kegagalan Zulhas sebagai Menko Pangan," ujarnya.
Kenaikan harga Minyakita sebagai minyak masak bersubsidi untuk rumah tangga masyarakat, bukan sekadar sinyal ekonomi yang sedang tidak stabil.
"Tetapi juga bukti Zulhas tidak punya perencanaan matang menghadapi kondisi lonjakan ekonomi yang semakin menyulitkan kehidupan masyarakat," sebutnya.
"Sekaligus merembes kepada kegagalan kinerja Kementerian Perdagangan," tambahnya.
Menurutnya, tekanan dalam tata kelola ekonomi pangan dan energi domestik saat ini memperlihatkan lemahnya pengendalian distribusi dan stabilisasi harga kebutuhan pokok.