RIAU24.COM - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Riau melaksanakan kunjungan kerja ke kantor Bank BJB di Jawa Barat pada Senin (6/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menggali masukan dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) mengenai Penambahan Penyertaan Modal pada PT Bank Riau Kepri (BRK) Syariah dan PT Jamkrida Riau.
Dalam paparannya, Sekretaris Perusahaan Bank BJB, Fadhly Kholis, menjelaskan bahwa sekitar 80 persen modal perusahaan dialokasikan untuk penyaluran kredit, sementara 10 persen untuk sarana dan prasarana, dan 10 persen lainnya untuk pengembangan teknologi informasi.
Meskipun penyaluran kredit berjalan lancar, tantangan utama justru berada pada sisi pengembalian modal. Karena itu, penguatan melalui penambahan modal—baik dari pemegang saham maupun pengembangan anak usaha dan cabang—menjadi sangat diperlukan.
Bank BJB juga disebut telah bersinergi dengan Jamkrida Jawa Barat dalam hal penjaminan kredit, sebagai langkah memperkuat ekosistem pembiayaan daerah.
Ketua Pansus, Robin P Hutagalung, menyoroti skema penambahan modal di BRK Syariah, terutama jika dilakukan dalam bentuk aset. Ia juga membandingkan pembagian dividen dengan skema penambahan modal tunai seperti yang diterapkan Bank BJB.
Sementara itu, Direktur Utama Jamkrida Riau menanyakan pola sharing penjaminan kredit dan bentuk sinergi antara Bank BJB dengan Jamkrida Jawa Barat.
Sejumlah anggota Pansus juga aktif bertanya, Ginda Burnama menanyakan program kerja Bank BJB bersama stakeholder, termasuk potensi regulasi daerah untuk mendorong investasi serta penempatan mesin ATM di ruang publik dan sektor ritel.
Eva Yuliana mempertanyakan mekanisme penyaluran CSR, mulai dari penetapan penerima bantuan hingga kerja sama dengan Samsat dalam layanan pembayaran pajak kendaraan.
Abdul Kasim menyoroti belum terbentuknya Perseroda sesuai PP Nomor 54 Tahun 2017, serta strategi bank daerah menghadapi persaingan dengan bank swasta.
Ayat Cahyadi menanyakan strategi menjaga stabilitas dan meningkatkan dividen.
Sofyan mempertanyakan upaya mendorong UMKM agar memanfaatkan layanan perbankan.
Diski menekankan pentingnya mitigasi risiko dalam pengembangan usaha perbankan.
Melalui kunjungan ini, Pansus DPRD Riau berharap memperoleh referensi konkret untuk memperkuat kinerja BUMD serta meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Rombongan dipimpin Ketua Pansus Robin P Hutagalung, dengan anggota Ginda Burnama, Ayat Cahyadi, Sofyan, Abdul Kasim, Diski, dan Eva Yuliana. Turut hadir Kepala Cabang BRKS Jakarta serta Direktur Utama Jamkrida Riau.
Pihak Bank BJB yang menerima rombongan antara lain Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan TM Fadhly Kholis, Pemimpin Divisi Perencanaan Keuangan Yasral Yazid, serta Pemimpin Bagian Komunikasi Korporasi dan Investor Ika Irawan.