RIAU24.COM -Pengamat politik Adi Prayitno menyebut bantuan sosial alias Bansos dapat menjadi solusi peredam gejolak jika pemerintah menaikkan harga BBM, imbas konflik di Timur Tengah.
Hal ini karena Bansos merupakan langkah antisipatif dari pemerintah untuk meredam dampak sosial yang ditimbulkan, dikutip dari rmol.id, Minggu, 5 April 2026.
“Tentu harus ada inovasi yang dilakukan pemerintah, misalnya bantalan yang mesti diberikan kepada masyarakat, khususnya kelas menengah ke bawah yang terdampak dari kenaikan BBM," sebutnya.
Tambahnya, jika kebijakan kenaikan BBM disertai dengan bantuan sosial dan dukungan kebutuhan dasar, maka potensi gejolak di masyarakat dapat diminimalisir.
“Sekalipun pilihannya pahit, tapi jika masyarakat diberikan bantuan sosial dan kebutuhan lain, saya kira protes dan gejolak secara signifikan akan bisa dihindari," sebutnya.
Untuk diketahui, perdebatan terkait kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai terus memunculkan.
Perdebatan dilakukan oleh kelompok yang pro dan kontra, hal ini sampai di tengah masyarakat.