Siswa SMPN 1 Bantan Olah Bunga Telang dan Rempah Jadi Produk Bernilai Jual

R24/hari
Siswa SMPN 1 Bantan Olah Bunga Telang dan Rempah Jadi Produk Bernilai Jual
Siswa SMPN 1 Bantan Olah Bunga Telang dan Rempah Jadi Produk Bernilai Jual

RIAU24.COM - Kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan oleh siswa-siswi SMP Negeri 1 Bantan melalui inovasi pengolahan pangan lokal berbasis tanaman pekarangan.

Di bawah bimbingan para pendidik, siswa mampu mengolah bunga telang dan berbagai rempah menjadi produk pangan dan minuman fungsional yang memiliki nilai jual serta manfaat kesehatan. Sabtu 24 Januari 2026.

Inovasi unggulan dikembangkan yakni pemanfaatan Bunga Telang (Clitoria ternatea) yang dikenal dengan warna biru alaminya.

Tanaman ini diolah menjadi beberapa produk, di antaranya Teh Bunga Telang yang kaya antioksidan, Tepung Bunga Telang sebagai pewarna alami makanan, serta Kopi Bunga Telang yang memadukan aroma kopi dengan manfaat kesehatan ekstrak telang.

Selain bunga telang, siswa juga mengembangkan produk berbahan dasar rempah seperti serai, jahe, dan kunyit. Melalui proses pengeringan dan penggilingan yang higienis, rempah-rempah tersebut diolah menjadi tepung herbal yang praktis digunakan serta teh herbal yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Kegiatan ini dimentori langsung oleh Guru pembimbing Dewi Melinda, Ia menyampaikan bahwa program ini bertujuan menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini sekaligus melatih ketelitian dan kreativitas siswa.

“Kami ingin siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu melihat potensi ekonomi dari tanaman di sekitar mereka. Ini menjadi bekal penting bagi masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Bantan, Sri Rahayu, memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan siswa. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan visi sekolah dalam menciptakan pembelajaran berbasis praktik, kreatif, dan aplikatif.

“Inovasi ini membuktikan bahwa SMPN 1 Bantan mampu mencetak generasi mandiri. Kami berharap produk seperti Kopi Telang dan Teh Herbal dapat menjadi ciri khas sekolah,” tuturnya.

Sebagai bagian dari pembelajaran berbasis lingkungan hidup, SMPN 1 Bantan juga mengembangkan taman mini bunga telang dan apotek hidup di lingkungan sekolah. Berbagai tanaman seperti telang, rosella, serai, jahe, dan kunyit dibudidayakan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga dan dijadikan produk olahan unggulan sekolah.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga keterampilan wirausaha yang dapat menjadi bekal berharga setelah menyelesaikan pendidikan di SMPN 1 Bantan.

Inovasi pangan lokal ini diharapkan mampu menginspirasi sekolah lain di Kabupaten Bengkalis dalam mengembangkan potensi lingkungan sekitar secara berkelanjutan. penggilingan yang higienis, rempah-rempah tersebut diolah menjadi tepung herbal yang praktis digunakan serta teh herbal yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak