RIAU24.COM - Musisi sekaligus intelektual publik Sabrang Mowo Damar Panuluh alias Noe Letto mengaku sudah lama 'bermain-main' di lingkungan Pemerintahan.
Pengakuan ini disampaikannya melalui kanal YouTube Hendri Satrio Official, dikutip Minggu, 25 Januari 2026.
Dia berada di pemerintah di era Pemerintahan Joko Widodo alias Jokowi.
"Saya secara fungsional membantu pemerintahan sudah lama. Dari jaman Jokowi, secara fungsional itu artinya, hanya masih ngasih input soal sosial media," ujarnya.
Saat itu dia membantu salah satu bagian TNI membangun AI untuk perekrutan personel pada 2024.
AI tersebut, katanya, digunakan untuk menganalisis kecocokan kandidat secara efektif.
Berlanjut membantu TNI soal bahaya AI yang berlanjut menjadi membantu dalam proyek membuat drone.
"Saya bikin AI untuk perekrutan personel TNI, setelah itu kemudian ada pembuatan drone yang butuh AI, dan seterusnya hingga terus lama-lama saya jadi tenaga ahli," ungkapnya.
Kontribusinya berlanjut di era Presiden Prabowo Subianto.
Puncaknya dilantik sebagai Tenaga Ahli Madya DPN pada 15 Januari 2026 oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Dia bekerja untuk bidang analisis geopolitik, geoekonomi, dan geostrategi.