RIAU24.COM - DUMAI- Pengelola serta penumpang kapal jalur Indonesia-Malaysia terpaksa harus menelan keadaan tidak baik setelah pemerintah Malaysia mengeluarkan pengumuman dilarangnya turis masuk ke Malaysia per tanggal 18 Maret 2020.
Baca Juga: BP3MI Riau Fasilitasi Pemulangan 41 PMI Bermasalah dari Malaysia
Penghentian sementara waktu jadwal ini disampaikan salah pengelola kapal Dumai-Malaysia Yuli Firdaus, bahwa sementara waktu per tanggal 18 Maret hingga dua pekan kedepan operasi kapal Dumai-Muar harus dihentikan sementara.
"Benar, kita memberhentikan operasional kapal sementara Waktu, sesuai permintaan dari Malaysia," paparnya.
Baca Juga: BAZNAS se-Riau Gelar Rakorda 2025 di Dumai, Bahas Penguatan Peran Zakat untuk Pengentasan Kemiskinan
Pria yang akrab disapa Jeck ini mengatakagan, suatu hal uang wajar bila operasional kapal Dumai-Muar dihentikan mengingat antisipasi penyebaran virus Corona yang sudah merambah ke seluruh penjuru Dunia.
"Wajar kita waspadai, karena virus ini tidak main-main dan sangat berbahaya" katanya.
Jeck berharap kondisi ini tidak lama terjadi mengingat akan berdampak pada ekonomi dua negara, terutama para masyarakat yang ingin berurusan ke Malaysia. "Semoga tidak berlangsung lama, karena tentu ini akan berpengaruh pada perekonomian dua negara," tutupnya. (R24/Zal)