RIAU24.COM - SIAK – Tawa riang dan wajah penuh kebahagiaan anak-anak mewarnai kegiatan Pekan Ceria Kampung Dongeng Siak yang digelar di Taman Siak Lawo, Minggu (8/11/2026). Bekerja sama dengan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Pena Bertuah, kegiatan ini menghadirkan ruang bermain sekaligus belajar yang penuh makna bagi anak-anak.
Bukan sekadar mengisi waktu dengan permainan, Pekan Ceria menjadi salah satu upaya menanamkan kecintaan terhadap literasi, mengasah kreativitas, serta membangun keberanian anak untuk berekspresi sejak usia dini.
Pekan Ceria sendiri merupakan program rutin Kampung Dongeng yang diselenggarakan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Siak. Melalui program ini, anak-anak diajak mengenal dunia belajar dengan cara yang lebih dekat, menyenangkan, dan penuh keceriaan.
Sejumlah agenda menarik disiapkan untuk menghidupkan suasana. Kegiatan diawali dengan senam bersama, dilanjutkan fun games yang mengundang gelak tawa anak-anak.
Suasana kemudian diisi dengan edukasi literasi membaca buku bersama ayah dan bunda yang disampaikan oleh Anisa Nurhalidah, M.Pd. Momen ini menjadi pengingat bahwa menumbuhkan minat baca anak bukan hanya tentang mengenalkan buku, tetapi juga menghadirkan kebersamaan dan keteladanan orang tua dalam mendampingi proses belajar mereka.
Keceriaan semakin terasa melalui penampilan puisi, dongeng edukasi bersama Kak Rida Pendongeng, unjuk kreativitas anak-anak hingga pembagian doorprize.
Melalui cerita, permainan, dan berbagai aktivitas interaktif, anak-anak diberi kesempatan untuk berimajinasi, berani tampil, serta menemukan kegembiraan dalam proses belajar.
Lebih dari sekadar kegiatan sehari, Pekan Ceria membawa pesan bahwa setiap anak berhak mendapatkan ruang untuk tumbuh, didengar, dihargai, dan mengembangkan potensinya.
Sebab, dari sebuah cerita yang didengarkan, buku yang dibaca, hingga keberanian kecil untuk tampil di hadapan teman-temannya, bisa tumbuh mimpi-mimpi besar di masa depan.
Kolaborasi Kampung Dongeng Siak dan TBM Pena Bertuah diharapkan terus menjadi bagian dari gerakan menghadirkan lingkungan yang ramah anak, mencintai literasi, serta menjadikan belajar sebagai pengalaman yang membahagiakan.(Lina)