RIAU24.COM - SIAK – Kebahagiaan dan rasa bangga menyelimuti keluarga besar Yayasan Al Kautsar atas prestasi membanggakan yang diraih santri Madrasah Aliyah (MA) Bustanul Ulum dalam kegiatan Kemah Kerukunan, Kemah Madrasah, dan Ekoteologi Siak Hijau Tahun 2026. Raihan dua gelar juara pertama tersebut menjadi hadiah terindah sekaligus kado istimewa bagi keluarga besar yayasan dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional 2026.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada 23–25 Oktober 2026 di Bumi Perkemahan Tengku Buwang Asmara, Kabupaten Siak, Pangkalan MA Bustanul Ulum mengutus satu sangga putri. Alhamdulillah, perjuangan para santri membuahkan hasil membanggakan dengan diraihnya Juara I Lomba Pidato Bahasa Arab Putri oleh Regina Alfisya serta Juara I Lomba Pionering Putri yang diraih Alfiatu Zalfa, Najwa Fadiyah, dan Regina Alfisya.
Prestasi tersebut bukan sekadar tentang piala dan piagam penghargaan, melainkan juga menjadi bukti nyata dari keberanian, kerja keras, ketekunan, serta semangat para santri dalam mengembangkan potensi diri. Di balik kemenangan itu, tersimpan proses belajar, latihan, doa, dan harapan yang akhirnya menghadirkan kebahagiaan bagi keluarga besar madrasah dan yayasan.
Mewakili keluarga besar Yayasan Al Kautsar, Moh. Royani menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keberhasilan para santri yang telah mengharumkan nama MA Bustanul Ulum. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kebanggaan bersama sekaligus hadiah istimewa pada momentum Hari Santri Nasional Tahun 2026.
“Alhamdulillah, kami dari keluarga besar Yayasan Al Kautsar sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih anak-anak kami. Dua gelar juara pertama ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami, sekaligus hadiah terindah di Hari Santri Nasional 2026. Bagi kami, melihat anak-anak berani tampil, berjuang, dan mampu membawa pulang prestasi merupakan kebanggaan yang tidak ternilai,” ungkap Moh. Royani.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan para santri yang mengikuti perlombaan, tetapi juga menjadi kebahagiaan bagi seluruh keluarga besar yayasan, para guru, pembina, dan orang tua yang selama ini memberikan dukungan kepada anak-anak mereka.
Menurutnya, setiap prestasi yang diraih santri merupakan hasil dari proses pendidikan dan pembinaan yang membutuhkan kesabaran, perhatian, serta dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, keberhasilan tersebut patut disyukuri dan diapresiasi bersama.
“Kami berharap prestasi ini tidak membuat anak-anak cepat berpuas diri, tetapi justru menjadi penyemangat untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan meraih cita-cita yang lebih tinggi. Piala dan piagam memang membanggakan, tetapi ilmu, akhlak, kedisiplinan, serta semangat pantang menyerah adalah bekal yang jauh lebih berharga untuk masa depan mereka,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Moh. Royani juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Kementerian Agama Kabupaten Siak, khususnya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, H. Fuadi Ahmad, S.H., M.AB., atas terselenggaranya kegiatan Kemah Kerukunan, Kemah Madrasah, dan Ekoteologi Siak Hijau Tahun 2026.
Sebagai sahabat karib H. Fuadi Ahmad, Moh. Royani turut menyampaikan apresiasi atas tersedianya ruang bagi para santri untuk mengembangkan bakat, menunjukkan kemampuan, memperluas pengalaman, serta mempererat persaudaraan dengan peserta dari berbagai madrasah.
“Atas nama keluarga besar Yayasan Al Kautsar, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama Kabupaten Siak, khususnya Bapak H. Fuadi Ahmad, atas terselenggaranya kegiatan ini. Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang memberikan kesempatan kepada anak-anak madrasah untuk berkembang, berkompetisi secara sehat, membangun kebersamaan, serta menanamkan nilai-nilai kerukunan dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan pencapaian tersebut, keluarga besar Yayasan Al Kautsar juga berencana mengundang para wali santri dan pembina yang telah mendampingi peserta selama mengikuti kegiatan untuk menerima apresiasi dari yayasan.
Langkah ini menjadi wujud penghormatan dan ungkapan terima kasih atas peran orang tua serta pembina yang telah memberikan dukungan, bimbingan, motivasi, dan doa sehingga para santri mampu mengikuti kegiatan dengan baik dan meraih prestasi membanggakan.
Bagi Yayasan Al Kautsar, keberhasilan seorang santri tidak terlepas dari dukungan banyak pihak. Ada doa orang tua yang tidak pernah putus, kesabaran para pembina dalam mendampingi, serta dedikasi para pendidik yang terus memberikan arahan dan semangat kepada anak-anak didiknya.
Karena itu, apresiasi yang direncanakan tersebut bukan semata-mata sebagai penghargaan atas kemenangan, melainkan juga sebagai bentuk penghormatan kepada semua pihak yang telah mengambil bagian dalam perjalanan prestasi para santri.
“Kami ingin kebahagiaan ini dirasakan bersama. Anak-anak yang berjuang tentu patut mendapatkan apresiasi, begitu pula para pembina dan wali santri yang selama ini memberikan dukungan. Kami berharap penghargaan ini nantinya menjadi kenangan indah sekaligus penyemangat bagi semua pihak untuk terus mendukung pendidikan dan prestasi anak-anak kita,” tambah Moh. Royani.
Ia berharap prestasi yang diraih Regina Alfisya, Alfiatu Zalfa, dan Najwa Fadiyah dapat menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus mengembangkan bakat, berani mencoba, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.
Momentum Hari Santri Nasional 2026 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa santri bukan hanya generasi yang menimba ilmu agama, tetapi juga generasi yang memiliki potensi besar untuk berprestasi, berkarya, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Bagi keluarga besar Yayasan Al Kautsar, dua gelar juara pertama tersebut menjadi kebanggaan sekaligus penguat semangat untuk terus mendukung pendidikan yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan berprestasi.
Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal bagi para santri untuk meraih prestasi-prestasi berikutnya, membawa keberkahan bagi keluarga, membanggakan para guru dan pembina, serta mengharumkan nama MA Bustanul Ulum dan Yayasan Al Kautsar di masa mendatang.(Lin)