BPBD Tegaskan Tidak Ada Titik Api di Wilayah Kabupaten Bengkalis

R24/hari
BPBD Tegaskan Tidak Ada Titik Api di Wilayah Kabupaten Bengkalis
BPBD Tegaskan Tidak Ada Titik Api di Wilayah Kabupaten Bengkalis

RIAU24.COM - Kabut asap yang menyelimuti hampir seluruh wilayah Kabupaten Bengkalis,Selasa 29 September 2026 diduga bukan berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat.

Berdasarkan pemantauan petugas di lapangan, tidak ditemukan titik api di Pulau Bengkalis, sementara sejumlah wilayah lain di Riau masih terpantau mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bengkalis Rony Effriadi mengatakan, hasil pemantauan petugas di lapangan belum menemukan adanya titik api di wilayah Pulau Bengkalis.

“Dari pantauan petugas-petugas di lapangan, untuk titik api di Pulau Bengkalis tidak ada. Namun, secara visual kondisi udara pagi tadi cukup pekat akibat asap yang terlihat menyelimuti wilayah kita,” ujar Rony.

Melihat kondisi tersebut, BPBD kabupaten Bengkalis langsung meminta seluruh personel di setiap kecamatan untuk melakukan pemantauan dan melaporkan kondisi cuaca maupun kualitas udara di wilayahnya masing masing.

“Saya sudah memerintahkan anggota di setiap kecamatan untuk melaporkan keadaan cuaca dan kondisi udara di masing masing wilayah,”tegas Rony.

Dari laporan yang masuk, kondisi udara berkabut asap tidak hanya terjadi di Pulau Bengkalis. Di Kecamatan Bathin Solapan, misalnya, petugas melaporkan jarak pandang pada pagi hari berada di kisaran 100 meter.

“Baru masuk laporan dari Bathin Solapan, terpantau jarak pandang kurang lebih 100 meter. Kondisi seperti ini hampir merata di Kabupaten Bengkalis,” jelasnya.

BPBD Bengkalis juga melakukan pemantauan melalui aplikasi SIPONGI. Hal tersebut untuk melihat perkembangan kebakaran di sejumlah wilayah.

Berdasarkan pemantauan tersebut, kebakaran saat ini masih terpantau di wilayah Minas, Pangkalan kerinci dan Siak. Sementara kebakaran yang sebelumnya terjadi di wilayah Indragiri Hulu (Inhu) dilaporkan sudah padam.

“Menurut pantauan dari aplikasi SIPONGI, kebakaran yang terjadi sekarang ada di Minas, Pangkalan kerinci dan Siak. Kalau untuk Inhu sudah padam,” ungkapnya.

Dengan tidak ditemukannya titik api di wilayah Bengkalis, sementara kebakaran masih terjadi di sejumlah daerah lain, BPBD Bengkalis menduga kabut asap yang saat ini menyelimuti wilayah Bengkalis merupakan asap kiriman dari wilayah lain.

“Jadi bisa disimpulkan, asap yang ada sekarang di Bengkalis ini asap kiriman. Tidak ada dari wilayah kita titik api atau kebakaran,” tegasnya.

Kondisi tersebut sejalan dengan memburuknya kualitas udara Bengkalis. Sebelumnya, pemantauan DLH Kabupaten Bengkalis pada Selasa pagi menunjukkan ISPU mencapai 286 atau masuk kategori sangat tidak sehat, dengan PM2.5 sebagai parameter kritis.

Dengan kondisi jarak pandang yang menurun dan kualitas udara berada pada kategori sangat tidak sehat, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan serta mengurangi aktivitas di luar ruangan, khususnya bagi kelompok rentan.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak