RIAU24.COM - Usia 28 tahun bukan sekadar angka. Bagi Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Riau, perjalanan hampir tiga dekade itu menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh: memperkuat kebersamaan, meneguhkan kelembagaan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat - terutama para lanjut usia.
Semangat itulah yang mewarnai peringatan Milad ke-28 PW BKMT Riau, Rabu, 16 September 2026, di Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri Syariah, Pekanbaru.
Kolaborasi Lintas Sektor dalam Satu Panggung
Ruangan itu dipenuhi wajah-wajah dari berbagai latar belakang. Ada pengurus PW BKMT Riau dan pengurus BKMT kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Ada pula tokoh masyarakat, pimpinan lembaga, akademisi, mitra kelembagaan, hingga para undangan.
Dari unsur pemerintahan hadir perwakilan Plt. Gubernur Riau. Dari organisasi perempuan, tampak Ketua Darmawanita Persatuan (DWP). Dunia pendidikan diwakili Rektor Universitas Riau, sementara lembaga adat diwakili perwakilan LAM Riau dan FKPMR. Hadir pula Ketua Pengadilan Tinggi Agama, Kakanwil, Baznas, MUI, hingga anggota DPR RI.
Tidak ketinggalan, jajaran pimpinan perguruan tinggi, RSUD Arifin Achmad, RS Mata SMEC, Bank Riau Kepri Syariah, BSP, serta sejumlah tokoh dan mitra strategis BKMT Riau.
Dari keluarga besar BKMT sendiri, hadir para Ketua Pimpinan Daerah (PD) BKMT kabupaten/kota se-Riau—dari Indragiri Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, Rokan Hulu, Rokan Hilir, hingga Kota Dumai. Ada yang datang langsung, ada pula yang diwakilkan. Kehadiran mereka menjadi denyut nadi konsolidasi organisasi di seluruh penjuru Provinsi Riau.
Septina Primawati dan Arah Baru BKMT Riau
Di balik momentum ini, nama Dra. Hj. Septina Primawati, M.M., Ketua Umum PW BKMT Provinsi Riau, menjadi sosok sentral. Di bawah kepemimpinannya, BKMT Riau terus didorong agar tidak berhenti sebagai wadah silaturahmi dan pembinaan keagamaan semata.
"BKMT harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat," tegasnya, seraya menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan sekaligus memperluas kebermanfaatan organisasi bagi masyarakat Riau.
Salah satu wujud nyata dari semangat itu adalah Sekolah Lansia Amal Ikhlas BKMT Riau—sebuah program yang memberi ruang bagi para lanjut usia untuk tetap belajar, bersosialisasi, menjaga kesehatan, dan menjalani masa senja dengan penuh semangat dan kebermaknaan.
Rangkaian Acara yang Sarat Makna
Acara dibuka dengan kedatangan rombongan Gubernur Riau dan Pimpinan Pusat BKMT, yang didampingi Pimpinan PW BKMT Riau. Tari Persembahan dari anak-anak TK Amal Ikhlas BKMT Riau menyambut para tamu, disusul menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars BKMT, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, serta doa.
Ketua Panitia, Rahmita Budiartiningsih, SE, M.Hum, menyampaikan laporan kegiatan. Sambutan Ketua Umum PW BKMT Provinsi Riau kemudian menjadi penanda dimulainya agenda utama: Launching Sekolah Lansia Amal Ikhlas BKMT Riau.
Peluncuran ditandai dengan kehadiran Perwakilan Pemprov Riau, Ketua Pusat BKMT, dan Ketua PW BKMT Riau di atas panggung. Videotron menampilkan Mars Sekolah Lansia Amal Ikhlas BKMT Riau, dan para siswa Sekolah Lansia ikut menyanyikannya bersama-sama. Suasana haru dan semangat bercampur menjadi satu.
Membangun Sinergi, Memperkuat Keberlanjutan
Komitmen terhadap Sekolah Lansia tidak berhenti pada seremoni. Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan dengan sejumlah lembaga: Universitas Riau (UNRI), Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, RSUD Arifin Achmad, Indonesia Ramah Lansia (IRL), serta Masjid Raya Annur.
Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan memperkuat Sekolah Lansia dari sisi pendidikan, kesehatan, pembinaan keagamaan, hingga aktivitas sosial para lansia. Dengan demikian, Sekolah Lansia bukan sekadar program seremonial, melainkan program berkelanjutan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat Riau.
Kuliah Umum: Belajar Tak Mengenal Usia
Rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Pimpinan Pusat BKMT, Dr. Hj. Syifa Fauzia, M.Art, serta kuliah umum Sekolah Lansia yang disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Riau, Dr. H. Saidul Amin, MA.
Kuliah umum ini menjadi pembekalan bagi para peserta Sekolah Lansia sekaligus menegaskan satu hal: proses belajar tidak mengenal batas usia. Bagi BKMT Riau, keberadaan Sekolah Lansia adalah upaya menghadirkan ruang yang sehat, produktif, dan bermakna bagi para lansia agar tetap aktif, mandiri, dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Momentum Konsolidasi dan Silaturahmi
Milad ke-28 juga menjadi ruang konsolidasi dan silaturahmi bagi keluarga besar BKMT dari berbagai daerah. Para Ketua PD BKMT kabupaten/kota yang hadir bersama jajaran pengurus menunjukkan kuatnya jejaring organisasi BKMT di Provinsi Riau.
Luasnya ruang kolaborasi yang terbangun melibatkan pemerintah daerah, lembaga adat, organisasi keagamaan, perguruan tinggi, lembaga kesehatan, dunia usaha, organisasi perempuan, legislatif, serta para mitra BKMT—menjadi modal berharga untuk mendukung program-program BKMT ke depan.
Ditutup dengan Nasi Kuning dan Rasa Syukur
Peringatan Milad ke-28 BKMT Riau kemudian dilanjutkan dengan sambutan Plt. Gubernur Riau yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi D., M.Pd.
Acara ditutup dengan pemotongan dan pembagian nasi kuning sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang BKMT Riau. Nasi kuning besar diserahkan kepada sejumlah tokoh dan undangan, sementara nasi kuning mini dibagikan kepada anggota DPD RI, penasihat organisasi perempuan, LAM Riau, pimpinan perguruan tinggi, mitra BKMT, serta Ketua BKMT kabupaten/kota se-Provinsi Riau.
28 Tahun Mengabdi, Terus Melangkah
Dua puluh delapan tahun perjalanan BKMT Riau adalah bukti panjangnya pengabdian organisasi dalam membangun umat dan masyarakat. Di bawah kepemimpinan Dra. Hj. Septina Primawati, M.M., semangat itu terus diarahkan agar BKMT semakin hadir, semakin solid, dan semakin luas memberikan manfaat.
Milad ke-28 bukan sekadar perayaan usia organisasi. Ia adalah momentum untuk memperkuat silaturahmi, memperluas kolaborasi, dan melahirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Selamat Milad ke-28, BKMT Riau. Semoga terus menjadi cahaya yang menerangi dan menguatkan.