RIAU24.COM - SIAK — Kepolisian Resor (Polres) Siak menggelar program Police Go to School yang dirangkaikan dengan kampanye Green Policing serta simulasi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di SMK Negeri 1 Mempura, Kabupaten Siak, Senin (14/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H. Upacara bendera berlangsung khidmat dan diikuti ratusan siswa serta jajaran guru SMK Negeri 1 Mempura.
Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak Romi Lesmana, S.Stp., M.Si., sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan perwira Polres Siak, Sekcam Mempura Ardianto, S.H., Kepala SMK Negeri 1 Mempura Roslan Elfis, M.Pd., majelis guru, serta personel Pemadam Kebakaran, Manggala Agni Kabupaten Siak dan Team Raga Polres Siak.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi kepada para pelajar. Sat Binmas Polres Siak memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, sementara Sat Lantas menyampaikan edukasi keselamatan berlalu lintas dan safety riding kepada para siswa.
Suasana kegiatan semakin interaktif dengan pembacaan puisi oleh salah seorang siswi SMK Negeri 1 Mempura, Fitra Siregar. Para siswa juga diperkenalkan dengan Team Raga Polres Siak yang merupakan bagian dari program Kapolda Riau.
Tidak hanya sebatas edukasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi nyata melalui simulasi penanganan kebakaran. Petugas Damkar memberikan edukasi sekaligus memperagakan penggunaan peralatan pemadam dalam menghadapi kebakaran.
Kapolres Siak kemudian mengajak para siswa bersama-sama melakukan penghijauan dengan menanam sejumlah jenis pohon, di antaranya mangga, rambutan, jambu batu dan durian.
Para siswa yang aktif menjawab pertanyaan seputar Green Policing juga mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi sekaligus untuk mendorong kepedulian generasi muda terhadap lingkungan.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar mengatakan, program Police Go to School merupakan salah satu bentuk tindak lanjut arahan Presiden dan Kapolri melalui pendekatan Green Policing Presisi.
Menurutnya, edukasi tersebut penting dilakukan sejak dini agar generasi muda memiliki kepedulian dan kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungan.
"Di sini semua diajak selain menjaga lingkungan, menanam pohon, membuang sampah pada tempatnya, dan kegiatan penghijauan lainnya, namun juga diajak untuk memerangi dan tidak membiarkan adanya perbuatan yang dapat merusak alam, antara lain deforestasi, pencemaran, dan juga pembakaran-pembakaran lahan yang sangat merugikan bagi kita semua," ujar Kapolres.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga berani mengambil peran dalam melindungi alam.
"Harapannya, dengan edukasi ini kita dapat membentuk generasi masa depan yang senantiasa melindungi alam demi menjaga kelestarian bumi Riau," katanya.
Seluruh rangkaian kegiatan yang berakhir sekitar pukul 10.00 WIB tersebut berlangsung aman, lancar dan terkendali.(Lin)