RIAU24.COM - MEMPURA — Semangat generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa kembali ditegaskan Bupati Siak Afni Zulkifli saat memimpin upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus membuka Perkemahan Akbar Pramuka Penggalang dan Penegak Tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Siak.
Kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Bumi Perkemahan Tengku Buwang Asmara, Kelurahan Sungai Mempura, Jumat (20/8/2026). Tahun ini, kegiatan mengusung slogan “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Slogan tersebut sejalan dengan tema nasional Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional ke-XII Tahun 2026, yakni “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”
Dalam upacara tersebut, Bupati Afni Z didampingi Ketua Kwarcab 09 Gerakan Pramuka Siak, Mahadar. Turut hadir memberikan dukungan moral Bupati Siak sebelumnya, Alfedri, bersama mantan pejabat Asisten III Jamaluddin.
Dalam amanatnya, Afni menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang Gerakan Pramuka yang telah memasuki usia 65 tahun. Menurutnya, selama lebih dari enam dekade, Pramuka telah menjadi salah satu wadah penting dalam membentuk karakter generasi muda Indonesia.
Pramuka dinilai tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga menanamkan keimanan, ketakwaan, kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta kecintaan terhadap tanah air.
«“Dari generasi ke generasi, Gerakan Pramuka telah melahirkan pemimpin, pendidik, ilmuwan, aparatur negara, hingga wirausahawan yang mengabdi untuk NKRI. Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma terbukti mampu membentuk pribadi yang tangguh menghadapi perubahan zaman,” ujar Afni.»
514 Anggota Terima Penghargaan
Momentum peringatan Hari Pramuka ke-65 juga menjadi ajang memberikan apresiasi kepada anggota Gerakan Pramuka yang dinilai telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian.
Sebanyak 514 penerima mendapatkan lencana penghargaan, terdiri atas 60 penerima Penghargaan Pancawarsa, 6 penerima Penghargaan Karya Bakti, 2 penerima Penghargaan Darma Bakti, 27 penerima Penghargaan Teladan, serta 419 Pramuka Garuda.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar semangat pengabdian dan pembinaan kepramukaan terus tumbuh di Kabupaten Siak.
Diikuti Lebih dari Seribu Peserta
Perkemahan Akbar Pramuka Penggalang dan Penegak tahun 2026 diikuti lebih dari seribu peserta dan pendamping. Mereka merupakan perwakilan Kwartir Ranting (Kwarran) dari berbagai kecamatan di bawah naungan Kwarcab 09 Gerakan Pramuka Siak.
Para peserta berasal dari jenjang pendidikan SD, SMP hingga SMA dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan didampingi guru pembina masing-masing.
Bagi Afni, kegiatan perkemahan tidak hanya menjadi ruang berkumpul dan berkemah, tetapi juga menjadi tempat bagi generasi muda untuk belajar bekerja sama, mengasah keterampilan, melatih kemandirian dan memupuk kepedulian terhadap lingkungan.
Lebih jauh, ia mengajak para peserta menjadikan tema swasembada pangan sebagai tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda untuk mengambil peran dalam pembangunan.
Menurut Afni, swasembada pangan tidak dapat dipandang hanya sebagai persoalan pertanian atau aktivitas tanam-menanam. Di dalamnya terdapat berbagai aspek yang membutuhkan kreativitas, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, hingga kemampuan mengelola sumber daya.
«“Kami memandang swasembada pangan bukan semata persoalan tanam-menanam. Di dalamnya terdapat unsur pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, hingga pengelolaan sumber daya,” tegasnya.»
Ia menilai Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis untuk menanamkan kesadaran tersebut sejak dini. Melalui kegiatan kepramukaan, generasi muda dapat dikenalkan dengan berbagai persoalan nyata di lingkungan sekaligus didorong untuk mencari solusi secara kreatif dan mandiri.
“Ini adalah momentum bagi generasi muda Pramuka untuk mengenal dan ikut menyelesaikan persoalan nyata di lingkungannya demi ketahanan nasional,” lanjut Afni.
Ia berharap semangat yang dibangun selama perkemahan tidak berhenti ketika kegiatan selesai. Nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan diharapkan terus dibawa oleh para peserta dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat Pramuka yang terus menyala, generasi muda Kabupaten Siak diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan swasembada pangan sekaligus menyiapkan diri menyongsong Indonesia Emas 2045.(Lin)