RIAU24.COM - Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dijadikan sebagai pusat penyaluran berbagai program bantuan pemerintah.
"Sekaligus penyerap hasil pertanian masyarakat desa," dikutip dari inilah.com, Kamis 16 Juli 2026.
"Koperasi Desa Merah Putih itu adalah infrastrukturnya pemerintah, satu. Apa itu infrastruktur apa? Untuk menyampaikan barang-barang yang bantuan, bantuan sosial, kemudian barang-barang subsidi, semua nanti melalui Koperasi Desa Merah Putih, tadi diputuskan sudah," ujarnya.
Selain menjadi sarana penyaluran bantuan pemerintah, KDKMP juga berperan sebagai penyerap hasil produksi pertanian masyarakat.
"Nomor dua, dia sebagai offtaker kalau harga seperti gabah, jagung, dan lain-lain di bawah harga yang sudah ditentukan oleh pemerintah, maka koperasi dia bisa offtaker sebagai pembeli dari produk-produk pertanian yang sudah ditentukan harganya oleh pemerintah," ujarnya.
Pada kesempatan berbeda, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menambahkan program KDMP diproyeksikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
Menurutnya, keuntungan yang diperoleh koperasi akan kembali dirasakan oleh masyarakat dan turut meningkatkan pendapatan desa.
"Dari keuntungan itu ada 20 persen dari Kopdes itu akan menjadi pendapatan asli desa," sebutnya.
"Kopdes ini berhasil dan sukses karena ada efek positifnya kepada desa. Termasuk sisanya yang 80 persen akan kembali ke rakyat di desa itu," tambahnya.