RIAU24.COM - Peneliti politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wasisto Raharjo Jati mengaku melihat pesan tersembunyi usai Presiden Prabowo Subianto meminta pejabat militer, kepolisian, dan kejaksaan melakukan introspeksi.
Pernyataan tersebut dilontarkan di tengah kegaduhan yang dinilai bertolak belakang dengan marwah aparat penegak hukum sebagai penjaga moral publik, dikutip dari inilah.com, Minggu 12 Juli 2026.
"Pernyataan presiden itu merespons kegaduhan terbaru yang memperlihatkan kinerja aparat penegak hukum yang bertolak belakang dari marwah mereka sebagai penjaga moral publik," ujarnya.
Pesan yang disampaikan Prabowo bukan sekadar kritik, melainkan seruan agar aparat penegak hukum kembali menjalankan tugas dan fungsinya sesuai amanat yang diberikan masyarakat.
Dia pun menilai sentilan presiden itu lebih kepada seruan bagi aparat hukum agar menjalankan tugas dan fungsinya.
Dalam pidato terbaru, Prabowo mengingatkan bahwa atribut yang dikenakan aparat, mulai dari bintang, topi, hingga sepatu, berasal dari uang rakyat.
Sehingga harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.