Contoh Partai yang Kehilangan Arah sejak Dipenuhi Politisi Kutu Loncat

R24/azhar
Ilistrasi parpol. Sumber: Internet
Ilistrasi parpol. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Pengamat politik Nurul Fatta membeberkan kekurangan partai yang hanya diisi kader luar.

Dia mencontohkan PSI yang diisi politisi oportunis, namun masuk dan menduduki posisi strategis di internal partai, dikutip dari rmol.id, Rabu 13 Mei 2026.

Menurutnya, persoalan utama PSI saat ini bukan sekadar soal platform atau agenda politik, melainkan melemahnya solidaritas internal yang dulu menjadi kekuatan utama partai tersebut.

"Saya punya hubungan baik dengan teman-teman PSI, bahkan dengan beberapa elit PSI. Karena itu, saya sudah cukup lama mengatakan bahwa PSI mulai kehilangan arah sejak banyak politisi kutu loncat masuk dan bahkan mendapatkan posisi strategis di partai," ujarnya.

Tambahnya, PSI yang dahulu dikenal dengan semangat kolektif dan loyalitas antarkader yang kuat kini justru terlihat tidak solid.

"Menurut saya, sebelum membahas platform atau agenda besar, PSI perlu lebih dulu memperbaiki solidaritas internalnya. PSI yang dulu dikenal memiliki semangat kolektif dan loyalitas antarkader yang kuat, hari ini justru terlihat semakin berantakan," sebutnya.

Nurul Fatta juga menyinggung posisi Grace Natalie yang disebutnya sebagai peletak pondasi awal PSI.

"Namun kini dinilai seolah tidak mendapatkan pembelaan yang layak ketika menghadapi persoalan politik," ujarnya.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak