Menteri PPPA Dianggap Tak Paham Pemberdayaan Perempuan

R24/azhar
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi. Sumber: Internet
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Analis komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensat menyebut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi tak mengerti dengan pemberdayaan perempuan.

Hal ini karena pernyataan Arifah terkait kecelakaan maut yang melibatkan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026, dikutip dari rmol.id.

Arifah mengusulkan agar gerbong khusus perempuan di kereta api dipindahkan ke posisi tengah rangkaian.

"Bahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pun tidak mengerti arti kata pemberdayaan," ujarnya.

Tambahnya, persoalan ini bukan sekadar pilihan kata yang kurang tepat. 

Dia menyebut, sebagai seorang menteri Arifah seharusnya melihat masalah kecelakaan kereta tersebut dari hulunya.

"Bukan hanya sekedar berpendapat karena resiko perempuan saja," tutupnya.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak