Api Lilin Dewa Ludeskan Rumah di Rupat Utara Bengkalis

R24/hari
Api Lilin Dewa Ludeskan Rumah di Rupat Utara Bengkalis
Api Lilin Dewa Ludeskan Rumah di Rupat Utara Bengkalis

RIAU24.COM - BENGKALIS - Satu unit rumah yang ditinggal saat perayaan imlek di Tanjung Medang, kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis Riau, ludes setelah dilalap sijago merah.

Peristiwa itu terjadi, Selasa 17 Februari 2026 sekitar pukul 16.00 Wib tepatnya di Jalan Datuk Laksemana, Tanjung Medang, Kecamatan Rupat Utara.

Kapolsek Rupat Utara, AKP Toni Armando SE saat dikonfirmasi wartawan Riau24.com membenarkan peristiwa tersebut. Diutarakannya, untuk dugaan penyebab kebakaran rumah semi permanen tersebut diakibatkan dari lilin sembahyang.

"Dugaan penyebab kebakaran rumah itu, diduga api berasal dari lilin dewa. Rumahnya ditinggal pemiliknya, sedangkan lilin sembahyang masih hidup,"ungkap Kapolsek Rupat Utara, AKP Toni Armando, Rabu 18 Februari 2026.

Menurut Toni Armando, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut. Sedangkan korban pemilik rumah bernama Afat mereka hanya tinggal berdua bersama istrinya bernama Aeng.

Kronologis dari keterangan korban  Afat (pemilik rumah red,) menerangkan bahwa pada Selasa 17 Februari 2026 pukul 10.00 Wib dirinya bersama istri pergi melaksanakan Imlek ke rumah anak dan sanak saudara di Desa Teluk Rhu dengan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Rumah tersebut hanya ditempati oleh korban bersama istrinya.

"Berdasarkan keterangan saksi  yang merupakan tetangga didepan rumah korban bahwa pada pukul 16.00 Wib mereka melihat kepulan asap keluar dari ventilasi depan rumah korban, selanjutnya para saksi memanggil manggil korban dari luar namun tidak ada jawaban. Melihat api semakin membesar para saksi secara spontan menyelamatkan 2 unit sepeda motor milik korban yang berada di teras rumah,"ungkap Toni Armando lagi.

Dan pada pukul 16.10 Wib korban ditelpon oleh warga sekitar yang merupakan tetangga sebelah rumah korban mengatakan bahwa telah terjadi kebakaran dirumah miliknya yang mana api berasal dari ruang sembahyang Dewa. Selanjutnya korban bergegas pulang untuk melihat kondisi rumahnya tersebut.

Sekitar pukul 16.20 Wib piket SPK, Unit Intelkam dan unit Reskrim yang dipimpin dirinya langsung mendatangi TKP kebakaran rumah dan selanjutnya melakukan langkah langkah pengamanan.

Disana, pihak Damkar dan BPBD yang berada di TKP kebakaran melakukan upaya pemadaman dengan menggunakan mesin ministriker dan sekira pukul 17.15 Wib api dapat dipadamkan.

"Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut, semua barang berharga dan perabotan, peralatan elektronik dan surat-surat berharga tidak dapat diselamatkan. Total kerugian materi yang disebabkan akibat kebakaran rumah belum dapat diperkirakan. Berdasarkan keterangan korban bahwa saat meninggalkan rumah, kondisi lilin dan lampu tempat sembahyang Dewa dalam kondisi menyala," pungkasnya.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak