Indonesia Menargetkan 17 Juta Kedatangan Turis Asing pada Tahun 2026

R24/dev
Indonesia Menargetkan 17 Juta Kedatangan Turis Asing pada Tahun 2026
Indonesia Menargetkan 17 Juta Kedatangan Turis Asing pada Tahun 2026

RIAU24.COM -  Indonesia menargetkan bisa mencatatkan 16-17 juta kedatangan wisatawan asing seiring dengan keinginan negara kepulauan ini untuk meningkatkan apa yang disebut "pariwisata berbasis pengalaman".Kalender acara Jakarta

Target terbaru menunjukkan bahwa Indonesia ingin melampaui level pra-pandemi, di mana negara ini berhasil menarik 16 juta wisatawan asing. Indonesia telah berupaya memulihkan industri pariwisatanya sejak Covid-19 melanda negara ini pada tahun 2020. Target setahun penuh untuk tahun 2025 adalah 15,3 juta wisatawan asing.

Menurut Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, kebijakan pariwisata Indonesia tidak hanya akan berpusat pada jumlah kedatangan wisatawan. Namun, pemerintah akan fokus pada apa yang disebut pengembangan pariwisata berbasis pengalaman, sekaligus meningkatkan standar keselamatan.

"Kita tidak hanya berbicara tentang angka. Kita ingin fokus pada kualitas pengalaman yang dirasakan wisatawan saat berwisata di negara kita. Pariwisata berbasis pengalaman adalah kunci pengembangan pariwisata kita," kata Ni Luh.

Ia juga melanjutkan dengan mengatakan bahwa kebijakan tersebut juga akan fokus pada peningkatan kualitas dan keberlanjutan. Desa wisata, wisata kesehatan, dan wisata bahari akan menjadi beberapa aspek kunci lainnya. Pemerintah telah menetapkan target wisatawan domestik untuk tahun 2026 sebesar 1,1 miliar perjalanan.Paket liburan terbaik

Indonesia mencatatkan 12 juta kedatangan wisatawan asing dan 900 juta kunjungan wisatawan domestik dalam sepuluh bulan pertama tahun 2025. 

Pandemi memberikan pukulan telak bagi industri pariwisata Indonesia. Hanya 4,02 juta wisatawan internasional yang mengunjungi negara ini pada tahun 2020, turun 75% dibandingkan tahun sebelumnya. ***

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak