Indonesia di Ambang Krisis, Rocky Gerung: Presiden Harus Lebih Serius 

R24/zura
Indonesia di Ambang Krisis, Rocky Gerung: Presiden Harus Lebih Serius.
Indonesia di Ambang Krisis, Rocky Gerung: Presiden Harus Lebih Serius.

RIAU24.COM -Situasi ekonomi dan politik Indonesia saat ini semakin memperihatin dan mengkhawatirkan. 

Berbagai indikator menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan, mulai dari defisit anggaran, proyek-proyek yang mangkrak, hingga aliran dana investor yang terus pergi dari RI. 

Pengamat politik,.Rocky Gerung menilai bahwa pemerintah seharusnya lebih serius dalam menghadapi situasi yang berkembang. Menurutnya, komunikasi politik yang dijalankan saat ini justru memperburuk kepercayaan publik.

“Kalau pemerintah tidak segera bertindak, bukan tidak mungkin kita akan menghadapi krisis multidimensi. Masalahnya, bukannya memberi kepastian, Presiden justru lebih banyak bercanda dalam menyikapi situasi ini,” ujar Rocky.

Ia menyoroti bagaimana respons pemerintah terhadap gejolak politik yang terjadi. Demonstrasi yang terus berlanjut, serta tindakan represif aparat terhadap massa, telah menarik perhatian dunia internasional.

Media asing mulai mempertanyakan arah kepemimpinan Presiden Prabowo, yang dianggap tidak memberikan solusi konkret terhadap berbagai permasalahan.

“Publik butuh kepemimpinan yang tegas, bukan sekadar retorika dan gimmick politik yang tidak menyelesaikan masalah,” tambah Rocky.

Selain itu, masalah ekonomi juga semakin memprihatinkan. Rocky, menyebutkan bahwa kas negara yang semakin menipis menjadi ancaman serius bagi stabilitas ekonomi.

“Proyek-proyek strategis mulai terhambat, sementara belanja negara tetap tinggi. Jika ini terus dibiarkan, daya beli masyarakat bisa semakin terpuruk dan krisis bisa terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan,” ungkap Herzub.

Di sisi lain, kebijakan populis yang diambil pemerintah dinilai kurang efektif dalam membangun legitimasi.

Beberapa program bantuan yang diumumkan justru menjadi bahan olok-olok di masyarakat karena dinilai tidak menyentuh akar permasalahan.

“Pemerintah harus sadar bahwa kebijakan yang dibuat bukan sekadar pencitraan, tapi harus benar-benar menjawab kebutuhan rakyat,” lanjut Rocku.

Menurut Rocky Gerung, kondisi ini menunjukkan adanya pembusukan politik yang semakin dalam.

“Ketika negara berada di ambang krisis, komunikasi politik harus diperbaiki. Jika istana terus ragu dan tidak mampu memberikan kejelasan arah kepemimpinan, maka kepercayaan publik terhadap pemerintah akan semakin melemah,” tegasnya.

Rocky menekankan bahwa akal sehat harus menjadi landasan dalam mengambil keputusan.

“Kita tidak bisa membiarkan situasi ini berlarut-larut. Pemerintah harus segera turun tangan dengan kebijakan yang nyata dan terukur. Jika tidak, krisis yang kita hadapi bisa menjadi jauh lebih buruk dari yang kita bayangkan,” pungkasnya.

(***) 

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak