Heboh Gerindra Bagi-Bagi Cokelat, Dikaitkan dengan Politik Uang

R24/azhar
Lambang Partai Gerindra. Sumber: Internet
Lambang Partai Gerindra. Sumber: Internet

RIAU24.COM -  Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman menanggapi isu politik uang yang menimpa partai mereka.

Kabar tak sedap itu muncul setelah media sosial mereka membagi-bagikan cokelat dikutip dari detik.com, Senin, 14 Februari 2022.

Menurutnya, membagi-bagikan cokelat dengan bungkus lambang partai itu merupakan bentuk kreativitas.

"Itu kreativitas tim admin kami, yang memang kebanyakan anak-anak muda. Cokelat itu simbol persahabatan dan kehangatan. Maksud kami, supaya masyarakat tidak terus tegang dengan kondisi politik nasional," ujarnya.

Baca Juga: Bantahan Saiful Mujani Tentang Narasi Lengserkan Prabowo

Dia menegaskan, membagi-bagikan cokelat dipastikan bukan politik uang.

"Yang sebut itu money politics harus belajar lagi UU Pemilu. Ini kan nggak terkait pemilu sama sekali. Yang terpenting, Partai Gerindra tetap performed kinerjanya," ujarnya.

Untuk diketahui, admin media sosial (medsos) Partai Gerindra bagi-bagi cokelat kepada netizen.

Fenomena bagi-bagi cokelat ini bermula saat salah satu netizen membagikan foto bingkisan yang berisi cokelat dari Partai Gerindra.

Baca Juga: Apa Kabar Kampus yang Bisa Atasi Masalah Tata Kota dan Perumahan

Dalam bingkisan itu juga disertakan catatan yang bertuliskan semoga bersemangat kepada penerima bingkisan.

Pada kertas itu juga ada logo Partai Gerindra.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak