RIAU24.COM - Spekulasi mengenai kondisi kesehatan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menjadi sorotan publik setelah rumor menyebar luas di media sosial. Isu ini memicu reaksi keras dari putranya, Donald Trump Jr, yang mengecam pihak-pihak penyebar informasi tersebut.
Awal Mula Rumor
Rumor bermula ketika Gedung Putih mengumumkan 'press lid'pada 4 April, yang berarti tidak ada agenda publik tambahan untuk presiden pada hari itu. Meskipun langkah ini tergolong biasa, sebagian netizen menganggap hal ini mencurigakan.
Tak lama kemudian, muncul spekulasi Trump dilarikan ke Walter Reed National Military Medical Center. Klaim ini menyebar cepat, meski tidak didukung bukti apa pun.
Menanggapi rumor tersebut, Donald Trump Jr. meluapkan kemarahannya di media sosial. Ia juga menegaskan ayahnya sedang menjalankan tugas penting kenegaraan, bukan sedang krisis kesehatan seperti yang diberitakan.
Bantahan Gedung Putih
Pihak Gedung Putih melalui Direktur Komunikasi Steven Cheung membantah tegas rumor tersebut. Mereka menyatakan presiden tetap menjalankan aktivitas resmi seperti biasa.
Gedung Putih juga menekankan bahwa 'press lid' adalah praktik umum, terutama saat akhir pekan atau ketika presiden memiliki agenda tertutup.
"Kaum liberal yang kacau menciptakan teori konspirasi gila ketika Presiden tidak berbicara kepada pers selama 12 jam. Jangan takut! Presiden Trump benar-benar tidak pernah berhenti bekerja," tulis pernyataan tersebut.
Ini bukan kali pertama Trump diterpa rumor kesehatan. Beberapa hal sebelumnya berkaitan dengan:
Tanda Merah di Leher
Dokter Gedung Putih, Sean Barbabella, menjelaskan bahwa bercak merah pada leher Presiden adalah efek dari penggunaan krim kulit preventif yang diresepkan. Kemerahan ini diperkirakan akan berlangsung selama beberapa minggu.
Memar di Tangan
Terkait tanda biru/memar pada tangan yang sempat tertangkap kamera, Gedung Putih mengumumkan pada Juli lalu bahwa Trump didiagnosis menderita chronic venous insufficiency, sebuah kondisi yang memengaruhi cara vena memompa darah ke jantung.
Pembengkakan Pergelangan Kaki
Foto-foto terbaru menunjukkan adanya pembengkakan. Meskipun spekulasi menyebutkan adanya masalah kardiovaskular, para pendukungnya mengeklaim hal itu disebabkan oleh sudut kamera atau potongan celana.
Video Viral
Situasi semakin memanas setelah beredar video yang diklaim menunjukkan Trump dibawa ke rumah sakit. Video tersebut dengan cepat viral dan memperkuat spekulasi publik.
Setelah ditelusuri, video itu merupakan rekaman lama dari tahun 2024, terkait kejadian berbeda di Pennsylvania. Meski telah diklarifikasi, video tersebut tetap beredar luas. ***