Disebut-sebut Jadi Tempat Orang Kaya Mampir, Sebongkah Lahan Subur Ini Berada di Tengah Gurun Pasir Nan Gersang

R24/ame
Internet
Internet

RIAU24.COM - Di tengah gurun yang luas, tersembunyi di antara bukit pasir terbesar di Peru, terletak satu-satunya oasis gurun alami di Amerika Selatan. 
Baca Juga: Kedutaan Besar China di Jepang Menyatakan Pihak Berwenang Gagal Bertindak atas Banyaknya Ancaman yang Mereka Terima
Huacachina, salah satu tempat wisata paling menonjol di Peru, terletak tepat di belakang Machu Picchu, adalah rumah bagi legenda yang luar biasa.

Menurut legenda, oasis itu berasal dari air mata seorang gadis bernama Huacachina, yang ditumpahkan saat dia meratapi kematian kekasihnya. 

Baca Juga: Indonesia Optimis Kesepakatan Minyak Rusia Tidak Akan Membuat AS Marah
Setelah menangis siang dan malam, laguna tercipta. Untuk menghindari terlihat oleh seorang prajurit yang lewat, dia melemparkan dirinya ke laguna untuk bersembunyi.

Legenda mengatakan bahwa setiap malam bulan purnama, Huacachina meninggalkan laguna untuk terus menangisi kekasihnya. 

Lanskap unik ini menarik pengunjung dari dekat dan jauh untuk mengagumi pemandangan di atas bukit pasir besar atau menikmati hari yang santai di tepi air.

Tempat subur di tengah gurun ini mungkin tampak tidak pada tempatnya, tetapi kondisi iklim, permukaan sungai, hujan badai, dan faktor alam lainnya semuanya dapat menyebabkan pembentukan oasis. 

Selain legenda, para ilmuwan mengatakan arus bawah tanah air membentuk Hucacahina, menghasilkan pertumbuhan tanaman dan pohon di tengah gurun.

Meskipun ukuran oasis ini mungkin kecil, Hucacahina dulunya adalah tempat favorit turis kaya yang bepergian melintasi gurun. Oasis ini dianggap sebagai tempat yang harus dilihat bagi siapa saja yang bepergian ke Peru.

Cuaca di Huacachina sangat mirip dengan yang diperkirakan di daerah gurun: gersang dan hangat, tetapi tidak terlalu panas.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak