Air Tertua di Bumi Ditemukan, Berapa Usianya?

R24/ame
google ilustrasi
google ilustrasi

RIAU24.COM - Air tertua di dunia ditemukan di kolam kuno di Kanada pada tahun 2016, air itu diperkirakan berusia 2 miliar tahun.

Ilmuwan kembali menemukan air tertua pada tahun 2013 di Tambang Kidd, Ontario. Air itu berumur sekitar 1,5 miliar tahun.
Baca Juga: Tahukan Anda, Letusan Super Gunung Toba Pemicu Migrasi Manusia Keluar Afrika 
Air yang ditemukan di tahun 2013 itu terkubur pada kedalaman sekitar 2,4 kilometer (1,5 mil) di sebuah terowongan bawah tanah.

"(Temuan 2013) benar-benar mendorong kembali pemahaman kita tentang berapa umur air yang mengalir dan itu benar-benar mendorong kami untuk mengeksplorasi lebih jauh," ujar ahli geokimia Barbara Sherwood Lollar dari Universitas Toronto kepada BBC.

Sedangkan air yang ditemukan pada 2016 ada pada kedalaman sekitar 3 kilometer (1,9 mil).

Baca Juga: Ingin Liburan ke Luar Negeri? Ini 4 Jenis Visa yang Perlu Diketahui
Dengan menganalisis air tanah purba ini, termasuk helium, neon, argon, dan xenon, para peneliti dapat menentukan usianya hingga setidaknya 2 miliar tahun, menjadikannya air tertua yang pernah ada di Bumi.

Ini berarti kondisi geokimia di tanah air purba yang terputus dari permukaan ini cukup untuk menopang kehidupan mikroba dan ekosistem bawah tanah independen yang berpotensi bertahan selama miliaran tahun.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak