RIAU24.COM - BUNGARAYA — Kabupaten Siak mendapat bagian dalam Gerakan Penanaman Serentak 70.000 hektare yang merupakan program Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas dan indeks pertanaman (IP) padi nasional.
Gerakan penanaman serentak tersebut dilaksanakan di lahan persawahan Kelompok Tani Pelita Mulya, Kampung Tuah Indrapura, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Senin (31/8/2026).
Program ini menyasar lahan Optimalisasi Lahan (OPLAH) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR), dengan tujuan meningkatkan intensitas pertanaman sekaligus mendorong peningkatan produksi padi.
Wakil Bupati Siak Syamsurizal mengatakan, terpilihnya Kabupaten Siak sebagai lokasi pelaksanaan program menjadi momentum yang patut disyukuri. Menurutnya, Kampung Tuah Indrapura menjadi lokasi pelaksanaan program tersebut pada lahan seluas 2 hektare.
“Pertama kita patut bersyukur karena Kabupaten Siak merupakan satu-satunya mendapatkan program ini dan itu ada di Tuah Indrapura ini yang luasnya 2 hektare,” ujar Syamsurizal.
Ia menjelaskan, Kecamatan Bungaraya memiliki areal persawahan sekitar 6.000 hektare. Wilayah tersebut selama ini menjadi salah satu sentra produksi padi sekaligus lumbung pangan utama Kabupaten Siak, dengan kontribusi sekitar 54 persen dari total lahan padi yang ada di daerah tersebut.
“Walaupun luas sawah tidak besar, tetapi IP di Bungaraya ini besar, ada di angka 300. Artinya, meningkatnya panen yang ada di Bungaraya ini. Mudah-mudahan program ini dapat mendukung perkembangan sawah sekaligus memperkuat peran Kecamatan Bungaraya sebagai pusat lumbung pangan utama di Kabupaten Siak,” katanya.
Syamsurizal menyebut, tantangan sektor pertanian saat ini cukup berat karena sebagian wilayah Kabupaten Siak mengalami kekeringan akibat fenomena El Nino. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama dalam menjaga ketersediaan air untuk lahan pertanian.
“Kami Pemerintah Kabupaten Siak akan terus berusaha menyelesaikan masalah perairan untuk sawah-sawah yang ada di Kabupaten Siak,” tegasnya.
Sementara itu, Perwakilan Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Riau, Fahroji, mengatakan Gerakan Penanaman Serentak 70.000 hektare merupakan bagian dari program nasional pemerintah dalam mendorong peningkatan produksi pertanian.
Menurutnya, Kampung Tuah Indrapura dipilih sebagai salah satu lokasi penerima dukungan program tersebut. Para petani akan mendapat bantuan berupa benih padi serta pupuk bersubsidi.
“Kita patut bersyukur dengan program ini, yang mana nanti kita dibantu untuk mendapatkan benih padi dan pupuk bersubsidi. Tentunya kami berharap kontribusi kita bersama, bagaimana program-program yang telah kita jalani terus dijaga dan dijalankan agar produksi padi di Bungaraya ini terus meningkat,” ujarnya.
Gerakan penanaman serentak kemudian diawali dengan penanaman benih padi secara simbolis oleh Wakil Bupati Siak Syamsurizal di lahan Kelompok Tani Pelita Mulya.
Kegiatan dilanjutkan dengan Zoom Meeting bersama pemerintah provinsi, kabupaten dan kota se-Indonesia sebagai bagian dari pelaksanaan Gerakan Penanaman Serentak 70.000 hektare.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pj. Gubernur Riau, Kepala BRMP Riau, Kepala Dinas PTPH Provinsi Riau, perwakilan Forkopimda Kabupaten Siak, Camat Bungaraya, serta para penyuluh pertanian se-Kabupaten Siak.
Program ini diharapkan mampu menjaga produktivitas lahan pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Dengan dukungan benih, pupuk, optimalisasi lahan dan perbaikan tata kelola pengairan, Bungaraya diharapkan semakin kokoh sebagai salah satu lumbung pangan utama di Kabupaten Siak.(Lin)