RIAU24.COM - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Amin Ak berharap Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan lebih cermat dalam menyikapi fenomena residential outflow yang dapat berdampak terhadap stabilitas ekonomi nasional.
Dia mencontohkan pelaku ekonomi dalam negeri memindahkan aset-aset dan dananya ke luar negeri.
Hal ini dilakukan karena meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, dikutip dari rmol.id, Sabtu 30 Mei 2026.
Padahal, selama ini perhatian publik dan pembuat kebijakan lebih banyak tertuju pada foreign capital outflow (keluarnya dana investor asing dari pasar keuangan domestik).
Nyatanya, masih ada perkembangan lain yang tidak kalah penting untuk diawasi, yakni perubahan perilaku investor domestik yang mulai melakukan diversifikasi aset ke instrumen investasi luar negeri.
Dia beranggapan, keluarnya modal asing sering kali dipengaruhi oleh faktor eksternal.
Dia mencontohkan seperti perubahan kebijakan suku bunga global, ketegangan geopolitik, maupun perlambatan ekonomi dunia.
"Ketika investor domestik mulai memindahkan asetnya ke luar negeri, persoalannya bukan lagi sekadar dinamika pasar keuangan, tetapi juga menyangkut persepsi terhadap masa depan perekonomian Indonesia. Karena itu, fenomena ini perlu menjadi perhatian serius," ujarnya.