RIAU24.COM - SIAK – Semangat gotong royong antara Polri dan masyarakat kembali membuahkan hasil nyata di Kabupaten Siak. Melalui program Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, akses vital warga di Kampung Muara Kelantan, Kecamatan Sungai Mandau, kini berubah dari kondisi memprihatinkan menjadi infrastruktur yang aman dan kokoh.
Sebelumnya, jembatan di wilayah tersebut berada dalam kondisi rusak parah dan membahayakan. Struktur kayu yang lapuk serta penyangga yang tidak stabil membuat warga harus mempertaruhkan keselamatan setiap kali melintas. Aktivitas harian seperti menuju kebun, mengangkut hasil pertanian, hingga anak-anak berangkat ke sekolah, dilakukan dengan rasa cemas.
Melihat kondisi tersebut, jajaran Polres Siak bergerak cepat. Di bawah arahan Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, personel Polsek Sungai Mandau bersama Satgas Jembatan Merah Putih Presisi turun langsung ke lapangan. Mereka bahu membahu bersama personel BKO Brimob, Tim 1011, serta masyarakat setempat dalam proses pembangunan.
Renovasi tahap II ini difokuskan pada dua titik krusial, yakni jembatan menuju kilang padi yang menjadi urat nadi perekonomian warga, serta jembatan menuju SDN 009 Muara Kelantan yang menjadi akses utama anak-anak menuju sekolah.
“Ini bukan hanya tentang semen dan besi, tapi tentang bagaimana kita membangun harapan. Sebelumnya warga dan anak-anak harus bertaruh nyawa saat melintas. Kini kita ingin memastikan mereka bisa beraktivitas dengan aman,” ujar Kapolres Siak.
Pemandangan di lokasi pembangunan pun memperlihatkan kedekatan yang erat antara aparat dan masyarakat. Personel kepolisian yang biasanya bertugas menjaga keamanan, kini turut terlibat langsung dalam pekerjaan teknis, mulai dari mengelas, memotong besi, hingga melakukan pengecatan.
Jembatan yang sebelumnya berbahan kayu kini telah bertransformasi menjadi struktur kokoh menggunakan besi UNP 80 dan besi beton berkualitas. Pengecatan dengan warna merah putih tidak hanya memperkuat identitas, tetapi juga menjadi simbol semangat kebersamaan.
Dengan rampungnya pembangunan ini, akses masyarakat menjadi lebih lancar, aman, dan efisien. Warga tidak lagi dihantui rasa takut saat melintas, sementara aktivitas ekonomi dan pendidikan dapat berjalan lebih optimal.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi menjadi simbol kuat sinergitas antara Polri dan masyarakat. Kebersamaan ini diharapkan terus terjaga dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan sejahtera di Kabupaten Siak.(Lin)