Prabowo Desak Bawahan Perluas Cakupan Beasiswa KIP

R24/azhar
Presiden RI Prabowo Subianto. Sumber: detik.com
Presiden RI Prabowo Subianto. Sumber: detik.com

RIAU24.COM - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut Presiden Prabowo Subianto meminta cakupan beasiswa pendidikan, terutama Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah diperluas.

Hal ini buntut laporan yang disampaikan kepada Presiden, bahwa jumlah mahasiswa aktif saat ini mencapai sekitar 9,9 juta orang. 

Namun, jumlah penerima beasiswa KIP masih kecil yakni 1,1 juta, dikutip dari rmol.id, Jumat, 16 Januari 2025.

"Jumlah adik-adik mahasiswa sekarang yang sedang belajar, jadi kurang lebih ada sekitar 9,9 juta. Kemudian berapa yang sudah mendapatkan beasiswa dalam berbagai bentuk, salah satunya misalnya KIP yang baru 1,1 juta penerima," sebutnya.

Hal itu yang membuat Prabowo memberikan arahan agar kebijakan beasiswa dievaluasi secara menyeluruh.

"Agar penerimanya dapat diperbanyak secara maksimal," tambahnya.

"Presiden memberikan arahan untuk kepada kami, terutama Mendikti Saintek dan kami sebagai Mensesneg untuk mencoba menghitung ulang, memformulasikan ulang bagaimana memperbesar, memperbesar sebanyak-banyaknya penerima beasiswa," tambahnya.

Selain KIP Kuliah, Presiden juga menaruh perhatian khusus pada arah kebijakan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). 

Prabowo menginginkan agar alokasi LPDP lebih difokuskan pada mahasiswa jurusan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak