RIAU24.COM - Saat berbicara tentang menurunkan berat badan, banyak orang yang lebih fokus pada apa yang mereka makan, bukan apa yang mereka minum.
Kalori dari minuman tidak membuat tubuh merasa kenyang atau puas dibandingkan dengan jumlah yang sama dari makanan. Artinya minuman kaya kalori meningkatkan peluang untuk memberikan banyaknya kalori ke dalam tubuh dan kalori cair mudah disimpan sebagai lemak.
Jadi, jika ingin menurunkan berat badan dan mempertahankannya, pilih minuman apa yang tepat. Tidak ada minuman yang langsung membuat tubuh langsing, tapi dengan memilih minuman lebih bijak, dibarengi dengan makanan sehat dan berolahraga, hal ini akan membantu mencapai berat badan yang diinginkan.
3 Minuman yang Membantu Membakar Lemak di Perut
Beberapa minuman bisa membantu membakar lemak di perut. Minuman-minuman ini mengandung nutrisi dan senyawa bioaktif yang membantu meningkatkan metabolisme hingga menekan rasa lapar, sehingga bisa membantu menurunkan berat badan. Dikutip dari laman Eat This, berikut rekomendasinya menurut ahli gizi Julie Upton, MS, RD, CSSD:
1. Air Putih
Air putih bisa membantu menurunkan berat badan dan mempertahankannya. Minuman ini bebas kalori dan tubuh mengandung 50-60 persen air berdasarkan berat.
Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2019 melaporkan bahwa intervensi penurunan berat badan yang merekomendaskan air putih sebagai pengganti minuman manis menghasilkan penurunan berat badan rata-rata sebesar 5,15 persen. Penurunan berat badan berkisar dari 1 pon atau sekitar 0,454 kg hingga 19 pon atau 8,6 kg.
2. Teh Hijau
Kombinasi epigallocatechin gallate (EGCG) atau katekin utama dalam teh hijau dan kafein yang ada di teh hijau bisa membantu meningkatkan metabolisme, meningkatkan pembakaran lemak, dan membantu tubuh mempertahankan massa otot tanpa lemak saat menurunkan berat badan.
Sebuah studi dalam Clinical Nutrition melaporkan bahwa peserta yang mengonsumsi ekstrak teh hijau dalam dosis tinggi dengan kandungan EGCG selama 12 minggu mengalami penurunan BMI, lingkar pinggang, dan hormon ghrelin atau pemicu rasa lapar, serta peningkatan adiponektin, hormon yang membantu tubuh memanfaatkan insulin dengan lebih baik.
3. Kopi Hitam
Kopi adalah minuman sehat yang memberi sejumlah besar antioksidan bermanfaat dan senyawa bioaktif nabati lainnya ke dalam diet. Sebuah studi yang dilakukan oleh Harvard School Public Health menemukan bahwa peserta yang minum empat cangkir kopi per hari rata-rata mengalami pengurangan lemak tubuh secara keseluruhan sebesar 4 persen selama periode studi 6 bulan. Para penulis menyarankan bahwa kopi memberi peningkatan metabolisme sekaligus berpotensi bertindak sebagai penekan nafsu makan. ***