RIAU24.COM - Niat seorang pria dengan inisial MAF menghindari debt collector, dengan merubah nomor polisi kendaraan, malah terjebak sendiri saat berada disebuah mall di Bogor.
Saat terdesak ketika didepannya adalah seorang penagih yang garang, ia lalu mengaku, dirinya anak seorang Propam Polda Metro Jaya.
Tak hanya itu, MAF kembali membuat keterangan palsu dengan mengatakan, mobil yang ia pakai, merupakan barang bukti hasil sitaan.
Aksi MAF ini viral, karena mengaku sebagai anak anggota Propam Polda Metro Jaya sekaligus mengklaim membawa mobil barang bukti polisi ke mal.
MAF mengaku bahwa seluruh pengakuan tersebut dilakukan karena ia sedang berada dalam tekanan dan ingin menghindari debt collector yang menagih tunggakan kendaraan miliknya.
Dalam video klarifikasi yang diterima wartawan, MAF menyatakan dirinya panik ketika didatangi oleh seseorang yang diduga debt collector.
Ia kemudian spontan mengaku sebagai anak anggota Propam demi mengintimidasi penagih tersebut.
“Saya terpaksa melakukan hal tersebut karena mendapat tekanan dan intimidasi dari debt collector,” kata MAF.
Aksi pria ini viral karena dalam video yang beredar, ia terlihat menunjukkan pelat nomor yang diduga diubah untuk membuat mobil itu tampak seperti kendaraan sitaan polisi.
Mobil tersebut kemudian ia bawa untuk masuk ke sebuah pusat perbelanjaan di Bogor.
Ketika dicecar, MAF bersikeras bahwa mobil itu adalah barang bukti Polsek yang dipinjam ayahnya dengan surat resmi, serta mengaku ayahnya bertugas di Propam Polda Metro Jaya.
Namun, seluruh pengakuan itu terbukti palsu. Penelusuran di Propam, tidak ada ayah MAF yang berdinas di Polda Metro Jaya.
Melalui Kabid Humas, Kombes Budi Hermanto, jika pengakuan MAF itu bohong belaka alias asal bunyi.
“Tidak benar orangtua yang bersangkutan berdinas di Propam Polda Metro Jaya,” ujarnya.
“Yang benar itu, ayahnya MAF bertugas di SPKT Polsek Tajurhalang, Polres Metro Depok. Anaknya asbun itu,” ujar Kabid Propam Polda Metro Jaya, Kombes Radjo Harahap menegaskan.***