RIAU24.COM - Jujur saja, cegukan memang sangat menjengkelkan dan sulit untuk dihentikan.
Tapi tahukah Anda bahwa tidak hanya kita sebagai manusia yang merasakannya, melainkan pula sebagian besar mamalia, seperti anjing, kuda, dan tupai.
Baca Juga: Untuk Pertama Kali, Peneliti China Transplantasikan Ginjal dan Hati Babi ke Manusia
Cegukan terjadi ketika diafragma, atau membran otot yang memisahkan rongga dada dan rongga perut, mengalami kontraksi.
Dr. Subhankar Chakraborty, ahli gastroenterologi di Ohio State University Wexner Medical Center, mengatakan bahwa ada sejumlah penyebab di balik cegukan, yang dapat dibagi menjadi “yang timbul dari sistem saraf, sistem pencernaan, dan sistem lain dalam tubuh.”
Baca Juga: Indonesia Jangan Cuma Jadi Pasar Terapi Gen Dunia, Kepala BPOM: Saatnya Jadi Pemain Utama
Penyakit sistem saraf yang menyebabkan cegukan berlangsung lebih lama termasuk stroke, trauma otak, tumor otak, peradangan (termasuk dari multiple sclerosis) dan penyakit Parkinson.
Sistem pencernaan penyebab cegukan termasuk refluks, hernia hiatus, gastroparesis (penyakit di mana perut tidak bisa mengosongkan dirinya sendiri) dan tukak lambung.
Penyebab lain cegukan termasuk serangan jantung, pneumonia, bronkitis, asma, dan radang telinga, hidung atau tenggorokan.
“Sebagian besar cegukan berasal dari penyebab yang tidak serius dan berlangsung dalam waktu singkat, sangat jarang cegukan dapat berlangsung lebih dari 48 jam, yang bisa menjadi tanda penyebab yang lebih serius,” jelas dr. Shashank Ravi , asisten profesor klinis pengobatan darurat di Stanford kepada Yahoo Life.
Kebanyakan cegukan hilang dengan sendirinya dan biasanya tidak berbahaya. Namun jika cegukan berlangsung sangat lama dan Anda merasa terganggu, pengobatan diperlukan.
Ada hal-hal sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan cegukan.
“Manuver umum untuk menghilangkan cegukan termasuk menahan napas selama lima hingga 10 detik.”
Anda juga dapat menarik lidah secara manual dengan meraih ujungnya dengan jari, yang merangsang saraf vagus dan dapat membantu menenangkan kejang diafragma.
Durasi Cegukan Bisa Jadi Tanda Sejumlah Penyakit, Begini Cara Mengenalinya
ilustrasi
Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.
Kamis, 11 Juni 2026
MBG Mau Ditata Ulang, Sebulang Rampung
Kamis, 11 Juni 2026
Dukungan Minuman Berpemanis Kena Pajak
Kamis, 11 Juni 2026
Kejagung Isyaratkan Bertambahnya Tersangka Baru Kasus MBG
Kamis, 11 Juni 2026
Ramalan Dasco Tentang Rupiah yang Terus Menguat
Kamis, 11 Juni 2026
Tak Ada Bedanya Revisi UU Polri dengan Revisi UU KPK
Kamis, 11 Juni 2026
Kontraktor Dibikin Pusing Gegara Lemahnya Rupiah
Kamis, 11 Juni 2026