RIAU24.COM - Sepak terjang Turki Utsmani dalam Perang Dunia I (1914) tak perlu dipertanyakan lagi.
Diawali dengan peristiwa pembunuhan Adipati Agung Austria, Franz Ferdinand, Turki bergabung dalam Blok Sentral bertempur melawan Blok Sekutu dikutip dari sindonews.com.
Salah satu negara yang mendukung Turki selama Perang Dunia I adalah Jerman.
Baca Juga: Idola K-Pop Carmen Berbagi Sorotan dengan Prabowo dan Lee Jae-myung dalam Momen Korea-Indonesia
Pada awalnya, Turki Utsmani menyatakan netral dan tidak memihak pada blok sekutu maupun blok sentral. Hanya saja, pemerintah Ottoman kala itu ingin mendapatkan keuntungan dari perang tersebut.
Seiring berjalannya waktu, mereka menyetujui pembentukan aliansi Utsmaniyah-Jerman secara rahasia pada 30 Juli 1914.
Sebagai bagian dari perjanjian, Jerman menawarkan Turki Utsmani dua buah kapal angkatan laut (SMS Goeben dan SMS Breslau). Alhasil, kapal ini masuknya dalam Kekaisaran Ottoman dalam Perang Dunia I.
Aliansi Jerman-Turki Utsmani ini dibuat sebagai bagian dari upaya kerjasama yang akan memperkuat dan memodernisasi militer Ottoman yang sedang terpuruk.
Baca Juga: PBB Menyatakan Tank Israel dan Bom Pinggir jalan Hizbullah yang Menewaskan Pasukan Penjaga Perdamaian Indonesia
Selain itu, langkah ini juga bisa memuluskan jalan Jerman ke koloni-koloninya. Setelah bergabung, Turki Utsmani bisa memperkuat hubungan Kesultanan Utsmaniyah dengan industri Eropa.
Sedangkan Jerman memiliki akses yang lebih mudah ke koloni-koloni Afrikanya.