RIAU24.COM - Tingkat perceraian di beberapa negara lebih tinggi dibandingkan yang lain dipengaruhi oleh banyak faktor yang tidak dapat dihindari.
Rusia menduduki tingkat pertama negara dengan perceraian tertinggi, diikuti Belarus, Ukraina, Moldova, Cayman Islands, Amerika Serikat dan Lituania.
Di Rusia, khususnya, tingkat perceraian mendekati 51%, dan menurut laporan pada 2012, hampir 650.000 orang bercerai.
Alasan perceraian negara yang dipimpin Vladmir Putin itu adalah alkoholisme, situasi hidup di bawah standar, dan ekonomi.
Faktor lain untuk ditambahkan di sini adalah kemiskinan, tinggal di rumah sempit, ketidakmampuan untuk berkompromi, dan perselingkuhan.
Selain itu, persentase orang yang mendukung pernikahan juga telah menurun menjadi 10% di 2013. Ketidakstabilan dalam pertumbuhan keluarga, kekerasan dalam rumah tangga, perzinahan, pembunuhan salah satu pasangan atau bunuh diri pasangan juga menjadi faktor.
Sementara di sisi lain, Belarus memiliki tingkat tertinggi kedua di dunia dengan 68% dan alasannya adalah sekularisasi, tingkat aborsi dan peningkatan kemiskinan. Selain itu, 40% orang yang tinggal di bagian negara ini tidak beragama, sehingga pembunuhan terhadap pendeta dan upaya untuk menghapus kepercayaan kepada Tuhan merupakan faktor tambahan.
Negara dengan Tingkat Perceraian Paling Tinggi dan Alasannya
ilustrasi
Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.
Sabtu, 04 April 2026
Pemerintah Diharapkan Sudah Berpikir Panjang Tunjuk Pertamina Tanggung Subsidi BBM
Sabtu, 04 April 2026
Dampak Kenaikkan Plastik Disinyalir akan Lebih Berbahaya dari BBM
Sabtu, 04 April 2026
Usulan Pantau ASN yang WFH
Sabtu, 04 April 2026
Belanja Pegawai Tembus 38 Persen, Pemkab Siak Dorong Transformasi Ekonomi Kampung
Sabtu, 04 April 2026
Apresiasi untuk Polri, Pengurus Gereja Puji Pengamanan Ibadah di Tualang
Sabtu, 04 April 2026
Prabowo Tak Naikkan Harga Minyak, Jokowi: Berani
Sabtu, 04 April 2026