RIAU24.COM - Karena permintaan sang ibu, Kabul Basuki alias Tessy Srimulat terpaksa melepaskan seragam Korps Komando Angkatan Laut (KKO) atau kini yang bernama Marinir.
Tessy menceritakan kisah hidupnya itu dimulai dari keterpaksaan. Disampaikannya melalui kanal YouTube Sule Productions yang tayang pada Selasa, 15 Februari 2022.
"Saya jadi KKO itu karena keterpaksaan, mungkin panggilan darah kali ya, keturunan, bapak saya dulu juga ABRI meninggal karena berjuang," ujarnya.
Baca Juga: Langkah Awal Ekspansi Global: Pegadaian Timor Leste Catatkan Kinerja Gemilang
Tessy menceritakan, secara diam-diam dia mendaftarkan diri untuk menjadi tentara. Dia juga menceritakan seluruh dokumen yang diberikan untuk mendaftar sebagai tentara adalah palsu termasuk ijazah dan tanda tangan orang tua.
Termasuk menceritakan sampai berutang ongkos dari Bayuwangi ke Malang untuk ikut pendaftaran tersebut.
Setelah diterima dan bekerja selama 2,5 tahun sebagai prajurit, Tessy mendapatkan mendapatkan kabar yang tak disangka-sangka.
"Kamu saya ibu apa sayang pekerjaan? Kalau kamu sayang ibu, lepas pakaian. Kalau kamu sayang kerjaan kamu pergi dari rumah," kata Tessy menirukan ucapan sang ibu.
Alhasil, dengan sangat berat hati, Tessy melepaskan baret ungu Marinir demi kebahagiaan sang ibu.
Baca Juga: Dari Ambisi 3 Periode sampai Dinasti Politik, Eks Penasihat Spiritual Jokowi Bicara Blak-blakan
Setelah meninggalkan kehidupan militernya, Tessy memulai kehidupan baru dari panggung hiburan dengan ikut pertunjukan sandiwara sebagai pemain musik.
Menjadi pemain drum selama 10 tahun, Tessy kemudian bergabung dengan sandiwara Lokaria sebelum akhirnya pindah ke Srimulat dan menetap di Surabaya.