Studi: Ternyata Inilah yang Terlintas di Otak Kita Sesaat sebelum Kematian

R24/ame
ilustrasi/net
ilustrasi/net

RIAU24.COM - Para ilmuwan tidak sengaja mengungkap apa yang dilakukan otak kita saat akan berhenti berkerja. 
Baca Juga: Warganet Pertanyakan Kandungan 'Matcha Infus', Dokter Soroti Hal Ini
Seorang pasien sedang dirawat karena epilepsi, pasien laki laki berusia 87 tahun itu menggunakan electroencephalogram (EEG).

Electroencephalogram adalah sebuah alat yang mampu memvisualisasikan gelombang otak manusia ke dalam bentuk grafik.

Baca Juga: Dokter Gizi Sarankan Mindful Eating, Tren Baru Untuk Turunkan BB Tanpa Diet Menyiksa
Aktivitas otak pria itu sedang diukur ketika dia tiba-tiba mengalami serangan jantung dan meninggal.

30 detik sebelum jantung pasien berhenti berdetak, peningkatan gelombang otak yang sangat spesifik terlihat.

Gelombang ini, yang dikenal sebagai osilasi gamma, terkait dengan hal-hal seperti memori, meditasi, dan mimpi.

Ini berarti, kita mungkin melihat semacam gulungan film kenangan terbaik kita di saat-saat sebelum kematian.

Atau kita bisa saja memasuki keadaan damai seperti mimpi di saat-saat terakhir kita.

Saat tubuh kita mati, otak kita masih bekerja keras dalam upaya untuk menyelesaikan tugas terakhirnya.

“Otak mungkin memainkan ingatan terakhir dari peristiwa kehidupan penting sebelum kita mati,” kata dr. Ajmal Zemmar, ahli bedah saraf di University of Louisville.

“Sesuatu yang dapat kita pelajari dari penelitian ini adalah: meskipun orang yang kita cintai memejamkan mata dan siap meninggalkan kita untuk beristirahat, otak mereka memutar ulang beberapa momen terbaik yang mereka alami dalam hidup mereka,” tambah dr. Ajmal.

 

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak