Tahukah Kamu 2 Negara Ini Anehnya Tak Menjual Coca Cola?

R24/ame
ilustrasi
ilustrasi

RIAU24.COM - Coca-Cola telah lama menduduki posisi sebagai minuman ringan paling populer di dunia. Meskipun orang tidak minum soda sebanyak dulu, Coca-Cola masih menarik peringkat. 
Baca Juga: Tahukan Anda, Letusan Super Gunung Toba Pemicu Migrasi Manusia Keluar Afrika 
Hanya ada dua negara di dunia yang saat ini tidak menjual Coke: Kuba dan Korea Utara.

Coca-cola pertama kali diperkenalkan pada tahun 1886 oleh Dr. John S. Pemberton, seorang apoteker. Resep aslinya mengandung alkohol, dan juga dijual sebagai obat di toko air mancur soda. 

Baca Juga: Ingin Liburan ke Luar Negeri? Ini 4 Jenis Visa yang Perlu Diketahui
Cola dianggap mampu menyembuhkan sakit kepala, mulas, dan mual. 

Meskipun Coca-Cola membuka pabrik pembotolan di Kuba pada 1906, produksi dihentikan pada 1962 setelah Fidel Castro memimpin Revolusi Kuba, yang menggulingkan mantan Presiden Batista.

Pemerintah Castro mulai menyita aset yang dimiliki oleh semua negara asing yang hadir di sana, dan embargo perdagangan dimulai. 

Penyitaan ini dimulai pada 6 Agustus 1960, dan menargetkan perusahaan-perusahaan Amerika. Coca-Cola pindah, tidak pernah kembali.

Perang Korea berlangsung 1950-1953, dan selama ini Amerika Serikat memberlakukan sanksi perdagangan terhadap Korea Utara. 

Ketika Korea Utara membom Korea Selatan selama 1980-an, sanksi ini semakin diperketat. Dari tahun 1950 hingga 2008, perdagangan antara AS dan Korea Utara juga dibatasi, dan Korea Utara tidak mendistribusikan atau menjual Coca-Cola sejak Perang Korea.

 

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak