RIAU24.COM - Mengikuti pendidikan tentara pada Pembela Tanah Air (PETA) di Bogor, seakan-akan membuat hidup Ahmad Yani berubah drastis.
Alasannya karena prestasi gemilang yang diukir Ahmad Yani saat Indonesia masih dijajah Jepang dikutip dari okezone.com.
Alhasil, Ahmad Yani diberi Katana istimewa (gunto) atau pedang samurai yang biasa digunakan militer Jepang.
Baca Juga: Tahukan Anda, Letusan Super Gunung Toba Pemicu Migrasi Manusia Keluar Afrika
Alasannya karena Ahmad Yani merupakan prajurit berbakat dengan kompetensi tinggi.
Tak hanya itu, Ahmad Yani juga memiliki label prajurit ahli strategi perang.
Setelah terbentuk Tentara Keamanan Rakyat (TKR), Ahmad Yani diangkat sebagai Komandan TKR Purwokerto.
Baca Juga: Ingin Liburan ke Luar Negeri? Ini 4 Jenis Visa yang Perlu Diketahui
Tahun 1948 dirinya ikut beroperasi dalam menumpas pemberontakan PKl Muso di Madiun.
Pada Agresi Militer Belanda II dia diangkat sebagai Komandan Wehrkreise II daerah Kedu.