Panglima Perang Afghanistan Diculik, Tak Lama Kemudian Pilih Membelot ke Taliban

R24/azhar
Ismail Khan sebelum ditangkap Taliban. Sumber: Internet
Ismail Khan sebelum ditangkap Taliban. Sumber: Internet

RIAU24.COM -  Usai salah satu kota di Afghanistan, Herat jatuh ke tangan Taliban, panglima perang sekaligus politisi Afghanistan terkemuka, Ismail Khan memilih membelot.

Khan memilih tak lagi membela negaranya setelah ditangkap Taliban dan menjadi tahanan rumah dikutip dari sindonews.com, Sabtu, 14 Agustus 2021.

Tak hanya Khan, Taliban mengklaim pasukan Khan juga turut bersama mereka.

Baca Juga: Serangan Bunuh Diri yang Diduga Terjadi di Sebuah Masjid di Maiduguri, Nigeria Tewaskan Sedikitnya 7 Orang

Untuk diketahui, Khan dijuluki sebagai Singa Herat karena pernah memimpin para pendukungnya untuk berperang melawan Taliban.

Panglima perang veteran itu keluar dari masa pensiunnya bulan lalu ketika pasukan Taliban mendekati kota asalnya, Herat.

Taliban telah meningkatkan serangannya terhadap pasukan pemerintah Afghanistan. Caranya dengan menggunakan strategi mengalihkan fokus dari daerah pedesaan ke daerah perkotaan yang padat penduduk.

Baca Juga: Ketika Gurun Berubah Menjadi Putih: Hujan Salju di Arab Saudi Adalah Tanda Bahaya Iklim

Akibatnya, Taliban mengklaim telah merebut 14 dari 34 ibu kota provinsi di seluruh Afghanistan.

Termasuk kota-kota besar seperti Kunduz, Herat dan kota terbesar kedua di negara itu, Kandahar.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak