RIAU24.COM - Tahun 2019 lalu, sebuah tim yang terdiri dari empat penjaga hutan di Taman Nasional Galapagos membuat penemuan yang luar biasa.
Selama ekspedisi di Pulau Fernandina, tim menemukan satu-satunya kura-kura raksasa betina spesies yang dipikir sudah punah.
Baca Juga: Kedutaan Besar China di Jepang Menyatakan Pihak Berwenang Gagal Bertindak atas Banyaknya Ancaman yang Mereka Terima
Ahli genetika telah mengonfirmasi bahwa kura-kura itu adalah kura-kura jenis Fernandina atau nama ilmiahnya helonoidis phantasticus. Spesies ini terakhir terlihat pada tahun 1906.
Pada abad ke-19, populasi kura-kura dihancurkan oleh pemburu paus dan bajak laut. Namun, kura-kura raksasa Fernandina diperkirakan telah punah akibat letusan gunung berapi di pulau tersebut.
Saat ini, di Kepulauan Galapagos, populasi kura-kura raksasa hanya 10 hingga 15 persen dari jumlah historisnya yang pernah mencapai antara 200.000 hingga 300.000 ekor.
Baca Juga: Indonesia Optimis Kesepakatan Minyak Rusia Tidak Akan Membuat AS Marah
Segera setelah penemuan itu, kura-kura itu dibawa ke Pusat Penangkaran Kura-kura Raksasa Taman Nasional Galapagos di Pulau Santa Cruz, di mana para peneliti bisa mengawasinya dan memberinya makanan.
Jika Fernanda ditinggalkan di pulau asalnya, mencoba menemukannya lagi di medan vulkanik Fernandina akan sulit dan memakan waktu bagi para peneliti, tulis National Geographic.
Ketika Fernanda ditemukan, penjaga taman yakin bahwa dia termasuk spesies kura-kura raksasa yang hilang.
Namun, para peneliti mengumpulkan sampel darah dan mengirimkannya ke ahli genetika kura-kura di Universitas Yale untuk dikonfirmasi terlebih dahulu.
Tim ilmuwan di Yale menggunakan sampel darah Fernanda untuk membandingkan gennya dengan sisa-sisa kura-kura Chelonoidis phantasticus jantan yang ditemukan di pulau itu pada tahun 1906.
"Salah satu misteri terbesar di Galapagos adalah Kura-kura Raksasa Pulau Fernandina. Menemukan kembali spesies yang hilang ini mungkin terjadi tepat pada waktunya untuk menyelamatkannya. Kami sekarang sangat perlu menyelesaikan pencarian pulau untuk menemukan kura-kura lain," kata James Gibbs, Wakil Presiden Sains dan Konservasi untuk Konservasi Galapagos dan pakar kura-kura di Universitas Negeri New York, dalam sebuah pernyataan.
Disangka Punah, Kura-kura Ini Tiba-tiba Muncul lagi di Pulau Fernandina
google
Tulisan ini merupakan kiriman dari member Riau24. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.
Kamis, 07 Mei 2026
Pengakuan BI yang Mati-matian Jaga Rupiah
Kamis, 07 Mei 2026
Komisi I DPRD Riau Melakukan Kunjungan Silaturahmi dengan Plt Gubri
Kamis, 07 Mei 2026
Pansus DPRD Bengkalis Bahas Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian
Kamis, 07 Mei 2026
Warga Sri Tanjung Rupat Diringkus Terkait Narkoba
Kamis, 07 Mei 2026
Dari Siak ke Bogor, Pemuda Disabilitas Kejar Masa Depan Lewat Pelatihan
Kamis, 07 Mei 2026
Bupati Siak Dorong BUMD Transparan Lewat SMAP dan WBS
Kamis, 07 Mei 2026